Pilpres 2019

Panitia Pengawas Pemilihan Umum di Palembang Keluhkan Jumlah Honor yang Diterima

Sebagai Panitia Pengawas Pemilihan Umum tentu menjadi kebanggaan masyarakat, terkhususnya 'wong kito'.

Panitia Pengawas Pemilihan Umum di Palembang Keluhkan Jumlah Honor yang Diterima
SRIPOKU.COM/HARIS WIDODO
Puluhan panitia pemilu (PPL) di Palembang mengeluhkan honor yang akan diterima, Kamis (21/3/2019). 

Panitia Pengawas Pemilihan Umum di Palembang Keluhkan Jumlah Honor yang Diterima

Laporan wartawan Sripoku.com, Haris Widodo

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Sebagai Panitia Pengawas Pemilihan Umum  tentu menjadi kebanggaan masyarakat, terkhususnya 'wong kito'.

Apalagi dalam menegakkan keadilan dalam pemilihan umum nanti.

Namun sayang para PPL masih mengeluhkan nilai honor yang didapat dan dinilai tak ada transparansinya.

Salah satu Panitia Pengawas Pemilu (PPL), Iis Rahayu mengatakan bahwa ia mengeluhkan sikap Bawaslu dalam memberikan honor bagi PPL.

Karena sejauh ini tidak ada kejelasan dalam pemberian upah sebagai PPL.

"Kami ngeluh nian transparansi honor yang akan kami terima. Sama seperti pemilu daerah sebelumnya kita di tingkat kecamatan masih menunggu kepastiannya kapan diberikan. 'Ko kagek' ngomong Senin, Selasa pulo, dak jelas nian. Belum lagi pemberian honor yang dak merato di setiap wilayah," ujarnya kepada Sripoku.com di Balai Kecamatan Kota Palembang, Kamis (21/3/2019).

Herman Deru: Kapan Aku Melarang Ronaldinho ke Palembang? Saya tidak Menyuruh, Juga tidak Melarang

Sempat Ditolong Kapolresta Palembang, Wanita Hamil Korban Laka di Kawasan Musi 2 Meninggal Dunia

Jadwal Siaran Langsung Pertandingan Liga Italia Seri A Pekan ke-29, Inter Milan vs Lazio

Ia berharap Badan Pengawas Pemilihan Umum dalam hal ini memberikan perhatian lebih terhadap penerimaan upah yang akan mereka terima.

Puluhan panitia pemilu (PPL) di Palembang mengeluhkan honor yang akan diterima, Kamis (21/3/2019).
Puluhan panitia pemilu (PPL) di Palembang mengeluhkan honor yang akan diterima, Kamis (21/3/2019). (SRIPOKU.COM/HARIS WIDODO)

"Yo kami nak jelas, jangan berjanji di grup WhatsApp saja," ujar salah satu Panitia Pengawas Pemilu lainnya sambil menggerutu.

Sementara itu Komisioner Bawaslu Kota Palembang, Eko Kusnandar mengklarifikasi hal tersebut bahwa bukan tidak transparan.

Namun bukan wewenangnya memberitahukan anggaran honor jumlahnya berapa.

"Kalau yang itu bukan wewenang saya, namun sepengetahuan saya itu tergantung kebijakan camat per masing-masing daerah. Dan jelas berbeda mengingat jarak tempuh per kecamatan itu berbeda-beda. Ada yang jauh dan ada yang dekat," terangnya.

Penulis: Haris Widodo
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved