News Video Sripo

Video Targetkan Tembus Pasar Internasional, Kain Jumputan Palembang Gunakan Pewarna Alam

Setelah bereksperimen di tahun 2015 Anggi sudah mulai menggunakan pewarna alami menggantikan pewarna kimia yang sebelumnya dia pakai.

Laporan Wartawan Sripoku.com, Rahmad Zilhakim

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Ikut mendukung program back to nature dan agar bisa di jual di pasar internasional Anggi Fitrilia mengubah pewarna kain jumputannya dengan pewarna alami dari daun-daunan dan batang pohon yang ada di sekitar kita.

Memulai usaha membuat kain jumputan di akhir tahun 2013 Anggi pada awalnya menggunakan pewarna dari bahan kimia.

Namun lambat laun Anggi berekperimen mencari pengganti pewarna kimia dan akhirnya mendapatkan pewarna dari bahan batang pohon dan daun-daunan

Setelah bereksperimen di tahun 2015 Anggi sudah mulai menggunakan pewarna alami menggantikan pewarna kimia yang sebelumnya dia pakai.

Ada beberapa jenis bahan alami yang di gunakan sebagai pewarna kain jumputan seperti dauh gambir, secang, tingi, mahoni, jelawe dan tenggaran.

Selain itu Anggi pun menggunakan dedaunan sebagai pewarna seperti daun pohon jati, daun jara, daun ketapang dan daun ketepeng.

Kain jumputan berbahan alami yang di buat oleh anggit tidak hanya sudah menembus pasar nasional saja tapi juga internasional seperti Singapura dan Amerika.

Selain ikut mendukung penggunaan bahan-bahan alami alasan anggi menggunakan bahan alami agar bisa menembus pasar internasional karena masyarakat internasional lebih menyukai barang-barang menggunakan bahan alam dari pada bahan kimia.

Penulis: Rahmad Zilhakim
Editor: Igun Bagus Saputra
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved