News Video Sripo

Video RS Ernaldi Bahar Siapkan Delapan Kamar VIP & Psikiater Khusus Caleg Stres Kalah Pemilu

RS Ernaldi bahar pun telah menyiapkan sejumlah fasilitas seperti delapan kamar VIP, kamar biasa (kelas 1,2 dan 3) untuk menampung caleg gagal

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 akan berlangsung sekitar satu bulan lagi atau tepatnya pada 17 April mendatang. Sejumlah persiapan tidak hanya datang dari penyelenggara Pemilu saja.

Salah satunya Rumah Sakit (RS) jiwa Ernaldi Bahar yang terletak di Jalan Tembus Terminal KM 12 Talang Kelapa Alang Alang Lebar Palembang.

RS Ernaldi bahar pun telah menyiapkan sejumlah fasilitas seperti delapan kamar VIP, kamar biasa (kelas 1,2 dan 3) untuk menampung calon anggota legislatif (caleg) gagal yang berpotensi mengalami stres hingga gangguan jiwa karena kalah dalam pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

Kepala Instalasi Humas dan Pelayanan Pengaduan RS Ernaldi Bahar, Iwan Adyantoro mengatakan sebagai rumah sakit tipe A yang memberikan pelayanan kesehatan jiwa bagi masyarakat di Kota Palembang pihaknya siap menampung caleg yang gagal dan berpotensi depresi ataupun stres.

“Kami siapa menampung caleg yang stres pasca pemilu. Di tempat kami ada delapan kamar yang terdiri dari kamar VIP. Ada juga kamar kelas satu, dua dan tiga,” katanya, Minggu (17/3/2019).

Selain penyediaan kamar khusus, Iwan menerangkan RS Ernaldi Bahar juga menyiapkan tim psikiater yang terdiri dari delapan orang. Nantinya para psikiater ini siap memberikan bimbingan pemulihan mental kepada caleg gagal tersebut.

Diakuinya, pada dasarnya RS Ernaldi Bahar tidak melakukan persiapan khusus dalam menangani pasien gangguan jiwa, sama dengan saat Pemilihan Legislatif (Pileg) sebelumnya.

"Ada juga delapan psikiater kita siapkan untuk pemulihan pasien. Mau dia Caleg atau bukan kita tetap menganggapnya sebagai pasien biasa pada umumnya," jelasnya.

Meskipun seorang pasien berasal dari caleg yang gagal, untuk penentuan masalah penempatan hingga pembiayaan tentunya sama dengan pasien lain pada umumnya yang mengalami masalah kejiwaan.

Maka dari itu, apabila nantinya masuk RS Ernaldi Bahar tinggal pihak keluarga yang bersangkutan menentukan si caleg stres mau dirawat di kelas berapa.

"Sama seperti pasien pada umumnya. Pola pembayaraanya juga bisa melalui umum atau menggunakan BPJS kesehatan," jelasnya. (oca)

===

Penulis: Rahmad Zilhakim
Editor: Igun Bagus Saputra
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved