Guna Menunjang Reintegritas dan Resosialisasi Warga Binaan, Napi Rutan Martapura Ikuti Ujian SIM

Tiga WBP melakukan pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) di Polres OKU Timur.

Guna Menunjang Reintegritas dan Resosialisasi Warga Binaan, Napi Rutan Martapura Ikuti Ujian SIM
SRIPOKU.COM/EVAN HENDRA
Napi Rutan Ikuti Ujian SIM Di Polres OKU Timur

Laporan wartawan Sripoku.com, Evan Hendra 

SRIPOKU.COM, MARTAPURA – Guna menunjang Reintegritas dan Resosialisasi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Cabang Rutan Martapura ke dalam masyarakat.

Tiga WBP melakukan pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) di Polres OKU Timur. Sebelumnya, petugas Polres OKU Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) terlebih dulu mensosialiasikan tahapan pembuatan SIM di Cabang Rumah Tahanan (Rutan) Martapura.

“Sebelum WBP melakukan pembuatan SIM, kita lebih dulu melakukan tahapan syarat pembuatan SIM diantaranya membawa surat keterangan sehat dari Klinik Faria, Kotabaru.

Terinspirasi Dari Perjalanan Asmara Reino Barack, Syahrini dan Luna Maya, Nama bayi Ini Unik Banget!

Tes membaca huruf cicak atau tes buta warna, tinggi badan dan berat badan dan golongan darah,” kata Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tangjaya melalui Kasat Lantas AKP Beni Nofiza didampingi Kanit Turjawali IPDA Wahyudin dikonfirmasi Minggu (17/3/2019).

Untuk mekanisme pembuatan Surat Izin Mengemudi kata dia, pemohon wajib membawa pas foto 3x4 sebanyak tiga lembar, Kartu Tanda Penduduk (KTP), dan cukup umur 17 tahun syarat.

“Syarat utama WBP harus bisa membaca dan menulis karena kita wajib melihat rambu rambu lalu lintas di jalan,” jelasnya.

Sedangkan untuk proses Pembuatan SIM kata dia, harus langsung ke Polres dengan biaya pembuatan SIM, Bank Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) seperti SIM C Rp. 100 ribu, SIM A Rp. 120 Ribu. SIM B Rp. 120 Ribu, SIM D Rp. 50 Ribu.

Ratusan Graseer Adu Ketangkasan Kuda Besi yang Digelar PTBA

Sabet 11 Piala, Skin Chapter Palembang Ramaikan Festival South Sumatera Millenian Road Safety

“SIM merupakan bukti sah seseorang diperbolehkan mengemudikan kendaraan dijalan, dengan kemampuan yang mumpuni, sehingga tidak menjadi penyebab kecelakaan,” tegasnya.

Sementara, Kepala Cabang Rutan Martapura Royhan Al Faisal mengatakan, pembuatan SIM WBP ini dilaksanakan dalam rangka mensukseskan reintegrasi dan resosialisasi WBP ke dalam masyarakat.

Butuh Uang Buat Susu Anak, Yusni Diamuk Massa Setelah Nekat Menjambret

“Ini bertujuan untuk setiap warga negara indonesia yang wajib untuk mentaati peraturan dan perundang-undangan yang berlaku di negara indonesia, tujuannya agar tercipta masyarakat yang aman dan tertib,” jelasnya.

Penulis: Evan Hendra
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved