Berita Palembang

Sebelum Ditemukan Tewas di Pulau Salah Nama, Asdi Susastra Sering Minta Maaf Keluarga dan Tetangga

Sebelum Ditemukan Tewas di Pulau Salah Nama, Asdi Susastra Sering Minta Maaf Keluarga dan Tetangga

Sebelum Ditemukan Tewas di Pulau Salah Nama, Asdi Susastra Sering Minta Maaf Keluarga dan Tetangga
SRIPOKU.COM/Satpolair Polresta Palembang
Anggota Kepolisian Satpolair Polresta Palembang saat melakukan evakuasi mayat yang mengapung di perairan Pulau Salah Nama. 

Sebelum Ditemukan Tewas di Pulau Salah Nama, Asdi Susastra Sering Minta Maaf Keluarga dan Tetangga

Laporan wartawan Sripoku.com, Reigan Riangga

SRIPOKU.COM, PALEMBANG – Sebelum ditemukan tewas mengapung di samping Kapal Tugboat Mariana yang bersandar di perairan Pulau Salah Nama, Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan pada Jumat (15/3/2019) kemarin sekira pukul 10.45 WIB oleh Tim Anggota Kepolisian Satpol Air Polresta Palembang, korban Asdi Susastra diketahui sudah berpamitan dengan keluarga dan tetangga sekitarnya.

Korban Asdi Susastra (34) meninggalkan seorang istri dan dua orang putri yang masih berusia 5 dan 2 tahun.

Setelah dilakukan visum di Rumah Sakit Bhayangkara Palembang, jenazah Asdi Susastra langsung dimakamkan di TPU Gunung Meru pada malam harinya, atau bakda salat isya.

Lokasi pemakaman tidak jauh dari alamat tinggal korban.

Asdi Susastra Warga 16 Ulu Palembang Ditemukan Tewas di Perairan Sungai Musi Pulau Salah Nama

Relawan ACT Sumatera Selatan Lakukan Pendampingan Sosial untuk Anak-anak Pulau Salah Nama Banyuasin

Tabrakan Beruntun di Jalan Palembang-Jambi, Satu Sopir Tewas Terjepit, Berikut Kronologisnya

Identitas Pria yang Bunuh Diri Lompat dari Lantai 3 Pondok Indah Mall, Tewas Akibat Luka Berat

 

Nita, istri almarhum Asdi Susastra dijumpai Sripoku.com di kediamannya Jalan A Yani Lorong Fuad Dalam Kelurahan 16 Ulu Kecamatan Seberang Ulu II Palembang nomor 820 RT 16 RW 05 mengatakan, sang suami sejak dua minggu belakang sudah menunjukkan sikap berbeda.

Meski terlihat uring-uringan dan sering menyampaikan kata maaf pada keluarga, namun korban Asdi enggan menceritakan apa masalah yang sedang ia rasakan dan alami.

Asdi sendiri sudah meninggalkan rumahnya sejak Rabu (13/3/2019) malam dan pihak keluarga baru mendapat kabar pada hari Jumat.

“Tiap hari sering berkata maaf dan maaf, namun saat ditanya ada apa tidak mau cerita. Almarhum (Asdi) terakhir pamit dan minta maaf setelah Shalat Isya berjemaah dan berpamitan dengan tetangga juga serta jemaah masjid pada hari Rabu sebelum meninggalkan rumah,” ungkap Nita, Sabtu (16/3/2019).

Halaman
123
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved