Berita Palembang

Dua Bulan Menghilang ke Bangka, Sulaiman Pelaku Jambret Keok Dipelor

Lama menghilang jadi buronan polisi selama 2 bulan ke Kota Bangka, akhirnya Sulaiman (22), warga Jalan Faqih Usman, Lorong Bakti

Dua Bulan Menghilang ke Bangka, Sulaiman Pelaku Jambret Keok Dipelor
SRIPOKU.COM/ANDIKA WIJAYA
Petugas Unit Tekab 134 dan Pidum Pimpinan Kanit Pidum, Iptu Tohirin, ketika melumpuhkan tersangka jambret, Sulaiman (22), Sabtu (16/3/2019). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Andika Wijaya

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-- Lama menghilang jadi buronan polisi selama 2 bulan ke Kota Bangka, akhirnya Sulaiman (22), warga Jalan Faqih Usman, Lorong Bakti, Kelurahan I Ulu Kecamatan SU I Palembang, tersangka
Jambret berhasil diringkus unit Pidum (Pidana Umum) dan Tekab 134, Polresta Palembang, Jumat (15/3/2019), sekitar pukul 21.00.

Sulaiman ditangkap petugas saat sedang menjemput istrinya yang baru saja pulang kerja di kawasan, Kalidoni, Palembang, sekitar pukul 17.00.

Sontak melihat kedatangan petugas yang mengenakan baju preman, membuat Sulaiman pun hendak kabur dan melakukan perlawanan.

Setelah dilempaskan tembakan peringatan dan tak diindahkan Sulaiman, petugas terpaksa melumpuhkannya dengan timah panas, yang menancap di bagian bagian betis kaki kanan.

"Ampun, Amapun," teriak Sulaiman merintih kesakitan. Setelah bawa ke rumah sakit, Sulaiman pun langsung
digiring ke Polresta Palembang, guna mempertanggungjawabkan ulahnya.

Informasi yang dihimpun, aksi jambret yang dilakukan pelaku Sulaiman berawal ketika korban sedang mengendarai sepeda motor melintas di Jalan Pangeran Ratu, tepatnya dekat Pindang Sederhana Jakabaring
Palembang, pada Kamis 25 Oktober 2018, sekira pukul 13.30.

Lalu datang dua pelaku dengan mengendarai sepeda motor warna hitam langsung menerjang korban hingga terjatuh dan pelaku mengambil tas korban yang berwarna merah jambu berisikan dompet, Hp merk Samsung J2
warna silver, uang sebesar Rp 600 ribu, SIM C, STNK, KTP, Kartu BPJS ,Kartu PPNI, dan ATM Bank Mandiri.

Atas kejadian tersebut, korban melapor ke Polresta Palembang dan langsung ditindaklanjuti Unit Pidum dan Tekab 134 dengan melakukan penyelidikan, hingga behasil mengamankan tersangka berikut barang
bukti 1 dompet warna coklat, 1 jaket warna biru, dan 1 masker warna hitam.

Ketika ditemui di ruang piket reskrim unit Pidsus (Pidana Khusus), Sulaiman mengaku, bahwa dirinya tidak mengka kalau temannya Ri (DPO), saat itu nekat manjambret tas milik korban.

"Jujur pak saya tidak tahu nian, kalau teman saya itu menjambret saat itu. Memang waktu sepapasan, Ri nyuruh aku pelan-pelan dan tiba-tiba dio langsung jambret tas korban," Akunya, Sabtu (13/5/2019)

Lanjut Sulaiman, kalau Hp milik korban telah dijual kepada seseorang oleh tersangka Ri, dan dia hanya kebagian Rp 150 ribu. " uet sudah ambis pak, unruk jajan sama beli rokok. Nah pas ketemu saya langsung di kasih duet 150 ribu dari RI. Memang saya tahu HP itu dijualnya ke pegada di kawasan pasal Induk, Jakaring," bebernya.

Sementara, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara, membenarkan pihaknya telah menangkap satu dari dua pelaku jambret. "Saat ini tersangka dan barang bukti sudah kita amankan, dan akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Untuk tersangka lainnya, masuk dalam DPO dan masih dalam pengejaran anggota di lapangan," ungkapnya. (diw)

Inilah 3 Kasus Perselingkuhan Artis Indonesia yang Pernah Viral, No 2 Kini Hilang Bak Ditelan Bumi!

Sediakan Arena Inflatable Gratis, Showroom Suzuki NSCB Kamboja Diserbu Siswa Taman Kanak-kanak

Berharap Tenaga Pendidik Kontrol Emosi, UPGRI Palembang Gelar Matrix Power Zone dan Hipnoterapi

Belum Tentukan Nama, Asfan Fikri Sanaf Ungkap Kriteria Manajer Sriwijaya FC Musim 2019

Editor: pairat
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved