Tersangka Curas Sadis Dibekuk Tim Tekab 134 Polresta Saat Tunggu Angkot

Karena berusaha kabur dan melakukan perlawanan saat akan ditangkap, akhirnya petugas mengambil tindakan tegas

Tersangka Curas Sadis Dibekuk Tim Tekab 134 Polresta Saat Tunggu Angkot
SRIPOKU.COM/andi w
pelaku curas sadis Rudi (24), ketika dilumpuhkan unit Pidum dan Tekab 134 Polresta Palembang, tadi Malam. 

Laporan Wartawan Seipoku.com, Andi Wijaya 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG--Satu dari dua pelaku pencurian dengan kekerasan (Curas) terkenal sadis, Rudi Hidayat (24), warga Jalan Pangeran Sido Ingsuro Kenayan Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Gandus Palembang, hanya bisa mengerek dan menahan sakit ini lantaran tiga peluru yang bersarang di kaki kiri dan kanannya.

Rudi diringkus petugas  unit Pidum (Pidana Umum) dan Team Tekab 134 Polresta Palembang, Kamis (14/3), sekitar pukul 21.30, saat menunggu angkot di kawasan Tangga Buntung. Karena berusaha kabur dan melakukan perlawanan saat akan ditangkap, akhirnya petugas mengambil tindakan tegas dan terukur dengan cara melumpuhkan tersangka pada bagian kaki kiri dan dan kakan.

Operasional 5.182 Jaringan Gas Rumah Tangga di Musirawas Diresmikan

Tabrakan Beruntun di Jalan Palembang-Jambi, Satu Sopir Tewas Terjepit, Berikut Kronologisnya

Sementara, satu pelaku lainnya, De (Dedek) DPO (Daftar Pencarian Orang) dan kini masih dalam pengejaran unit Pidum dan Tekab 134 Polresta Palembang. Diketahui, kedua tersangka melakukan aksikejahatannya, pada Kamis (21/2), sekitar pukul 14.39 di Jalan Lettu
Karim Kadir, Lorong Sahaluan, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Gandus
Palembang. Dimana saat itu, korban Mardiansyah (33), warga Jalan Lettu Karim
Kadir Kelurahan Karang Jaya Kecamatan Gandus Palembang, sedang
mengendarai sepeda motor hendak menemui temannya. Lalu di tengah
perjalanan (TKP) berpapasan dengan kedua pelaku yang mengendarai
sepeda motor Honda Beat warna putih BG 6117 AAK. Karena jalan sempit,
korban dan pelaku sama-sama berhenti.

Pasca Kebakaran, Warga Korban Kebakaran Di Kenten laut Butuh Bantuan Pakaian dan Sembako

Asdi Susastra Warga 16 Ulu Palembang Ditemukan Tewas di Perairan Sungai Musi Pulau Salah Nama

Lanjutnya, pelaku Rudi langsung turun dari sepeda motor langsung membacok kaki kiri korban sebanyak dua kali dan paleku De juga turun langsung menusuk bagian leher belakang korban sebanyak satu kali. 

Setelah itu, korban lari menyelamatkan diri dan pelaku Rudi membawa
kabur sepeda motor korban, Yamaha Mio M3 warna merah BG 2237 ACA.

Nekat Menikah dengan Suami Orang, Bella Luna Akhirnya Kembalikan Mahar Rp 2 Miliar, Takut Dipenjara

Ketika ditemui Rudi mengaku, ia nekat melakukan aksi begal, karena
pengaruh minum keras serta termakan hasutan teman-temannya.

"Saat itu saya dipanas-panasi kawan pak, ditambah sedang mabuk anggur merah.
Jadi saya buktikan kalau berani begal motor," katanya.

Lanjutnya, kalau sepeda motor korban dijual Rp 2 juta kepada seseorang di kawasan Karang Anyar, dan uangnya digunakan untuk membeli narkoba jenis sabu-sabu.

" jujur pak saya cuma kebagian Rp 200 ribu, tapi sebelumnya kami langsung beli sabu-sabu dan dipakai sama-sama," ungkap juru parkir di kawasan Musi 2 ini.

Badai Geomagnetic atau Badai Matahari Ancam Bumi Pada Jumat Hari Ini, Ini Dampaknya di Sumsel

Sementara, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara mengatakan, pelaku Rudi ditangkap berdasarkan laporan dari korbannya, Mardiansyah (33), seorang karyawan swasta. Korban dibacok dan ditusuk oleh kedua pelaku, dan sepeda motornya dibawa kabur.

"Atas laporan itu, anggota Pidum dan Tekab 134, melakukan penyelidikan dan penyidikan dan berhasil menangkap satu pelaku atas nama Rudi Hidayat. Masih ada satu pelaku lagi yang masih kita kejar, dan identitasnya sudah dikantongi," tegasnya. (diw).

Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved