Ogan Ilir Dihijaukan 10 Ribu Bibit Pohon Cemara Udang Benteng Penghadang Puting Beliung

Di Kabupaten Ogan Ilir angin puting beliung seringkali terjadi khususnya di kawasan lahan terbuka, rawa-rawa di wilayah Kecamatan Indralaya serta Keca

Ogan Ilir Dihijaukan 10 Ribu Bibit Pohon Cemara Udang Benteng Penghadang Puting Beliung
SRIPOKU.COM/BERI S
Dandim 0402/OI-OKI Letkol Riyandi bersama perwakilan manajemen PT Arwana melakukan penanaman bibit pohon penghijauan di depan pintu masuk menuju gerbang tol Palembang-Indralaya Kabupaten Ogan Ilir. 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Beri Supriyadi

SRIPOKU.COM, INDRALAYA --Baru-baru ini bencana angin puting beliung melanda sejumlah kawasan di wilayah Sumsel khususnya di lokasi lahan terbuka dan kawasan rawa-rawa yang tidak terdapat pepohonan.

Di Kabupaten Ogan Ilir angin puting beliung seringkali terjadi khususnya di kawasan lahan terbuka, rawa-rawa di wilayah Kecamatan Indralaya serta Kecamatan Pemulutan Selatan Kabupaten (OI).

Untuk mengatasi kondisi demikian, PT Arwana Citramulia Tbk bersama Kodim 0402-OI/OKI secara simbolis, Jumat (15/3) pukul 14.00 melakukan penanaman bibit pohon penghijauan di sepanjang trotoar jalur masuk menuju gerbang tol Indraya Kabupaten OI.

Bibit pohon penghijauan yang ditanam tersebut, salah satunya adalah jenis pohon cemara udang atau dalam bahasa latin disebut (sasuarina equisetifolia).

Pohon cemara udang dikenal sebagai benteng alami untuk mecegah, mengatasi dan menghadang angin puting beliung. Ini disampaikan Komandan Distrik Militer (Kodim) 0402/OI-OKI Letkol Riyandi.

"Kita punya program menghidupkan penghijauan kembali yang selama ini mungkin sudah ditinggalkan. Kita sadari bencana alam itu terjadi karena perilaku dari kita yang tidak peduli dengan alam," ujar Dandim Letkol Riyandi.

Dandim menjelaskan, baru-baru ini bencana puting beliung yang sering terjadi. Lanjut Dandim dari hasil penelusuran ternyata bencana angin puting beliung terjadi di atas lahan yang kosong.

"Insyaallah dengan memulai budaya penanaman bibit pohon penghijauan ini, khususnya jenis pohon cemara udang kita dapat terhindar dari bencana angin puting beliung," jelas Letkol Riyandi.

Ia menambahkan, kedepan pihaknya berencana menargetkan 10 ribu bibit pohon penghijauan dengan estimasi perbulannya 500 - 1000 bibit pohon.

"Saya juga menghimbau bagi masyarakat yang memiliki lahan untuk ditanami pohon kita siap bantu dan suport," ajak Dandim Letkol Riyandi. Sementara itu, menurut Field Manager perusahaan keramik PT Arwana Citramulia Tbk Harmin mengatakan, sebagaimama filosopi menjaga alam dengan melestarikan lingkungan melalui penanaman pohon penghijauan. Artinya kita sudah menyelamatkan alam.

"Jadi setiap kita punya kontribusi keluar adalah bagaimana kita berkontribusi bagi negara melalui program penanaman 10 ribu bibit pohon penghijauan di Kabupaten Ogan Ilir. Ya salah satunya itu tadi yang disampaikan oleh bapak Dandim bibit pohon cemara udang yang dapat mengatasi bencana angin puting beliung," ucap Field Manager PT Arwana Citramulia Tbk.

Selain penanaman bibit pohon cemara udang, jenis bibit pohon lainnya yakni bibit pohon kamboja, kuku macan dan pohon biola cantik.

Berdasarkan pantauan, secara fisik khusus bibit pohon cemara udang yang mampu mencegah terjadinya angin puting beliung, ranting tanaman berbentuk jarum dan mempunyai panjang mencapai 30 - 50 cm, bagian daun cemara berbentuk sisik serta tersusun melingkar 6-10 helai pada setiap buku.

Penulis: Beri Supriyadi
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved