Berita Palembang

Pelaku Jambret Handphone Ini Ditangkap Polisi Ketika Sedang Mandi di Rumahnya Kawasan Sekip Bendung

Maextria (20) bersama rekannya Rindiani (18) pegawai sebuah hotel di Palembang menjadi korban aksi pelaku jambret.

Pelaku Jambret Handphone Ini Ditangkap Polisi Ketika Sedang Mandi di Rumahnya Kawasan Sekip Bendung
SRIPOKU.COM/RANGGA ERFIZAL
Tersangka Jambret, Hermantoalias Manto (40) saat diinterogasi Kanit Reskrim Polsek Kemuning Iptu Arlan Hidayat, Rabu (13/3/2019). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Rangga Erfizal

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Maextria (20) bersama rekannya Rindiani (18) pegawai sebuah hotel di Palembang menjadi korban penjambretan.

Saat itu korban tengah berjalan di daerah Sekip Bendung dan didatangi tersangka Manto (40) menggunakan motor.

Dengan wajah garang tersangka merampas handphone bermerk OPPO A37 warna silver. Tersangka sebelumnya sudah mengintai korbannya tersebut pertama-tama mendatangi korban dari arah belakang dan menarik handphone milik korban dengan menggertak korban.

"Lepas dak handphonenyo, kalu idak saro kau," ujar tersangka mengancam korban, Rabu (13/3).

Saat pengancaman terjadi, keduanya sempat melakukan aksi tarik menarik. Maextria yang tak terima handphonenya diambil sempat mengejar tersangka yang kabur, namun tidak terkejar.

Usai dilakukan pengusutan, jajaran Polsek Kemuning berhasil meringkus tersangka yang baru saja selesai Mandi.

Warga di Kecamatan Lengkiti OKU Bergotong-royong Perbaiki Jalan Rusakl

KPU Banyuasin Gunakan Tenaga Ahli Lipat Surat Suara dari Surabaya

Jelang Pemilu Banyak Caleg Kunjungi Tempat-tempat yang Dianggap Keramat,Salah Satunya Makam Raja Ini

Dari pengakuan tersangka, dirinya usai merampas handphone tersebut lalu pergi menjualnya di Pasar 16 Palembang, karena butuh uang untuk kebutuhan hidup.

"Aku ditangkap kemarin siang, di rumah lagi mandi, aku ambil HP kawan, Handponenya aku jual di Pasar 16 seharga 800 ribu," ujar residivis yang sudah 3 kali mendekam dalam penjara tersebut.

Tersangka Manto, terkejut saat selesai mandi, tiba-tiba digerebek petugas kepolisian dari Buser Polsek Kemuning Palembang, di rumahnya di Jalan Sekip Bendung Kelurahan Sekip Jaya Kecamatan Kemuning Palembang.

"Saat habis Mandi tiba-tiba aku digrebek polisi, kaget aku," jelasnya.

Sementara, Kapolsek Kemuning Palembang AKP Robert P. Sihombing. Melalui Kanit Reskrim Polsek Kemuning Iptu Arlan Hidayat SH. Membenarkan jika tersangka ditangkap atas dasar laporan korban.

"Benar, tersangka yang kita amankan ini pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan, dimana korban saat berjalan sambil memainkan handpone tiba-tiba dari belakang tersangka langsung mengambil handphone korban sambil mengancam," jelas Iptu Arlan Hidayat.

Tersangka ini kata Arlan akan dijerat dengan Pasal 365 KUHP, dengan ancaman penjara maksimal 9 tahun penjara," jelasnya. (mg2)

Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved