Dijual Sejak H-90, Penjualan Tiket Lebaran Kereta Api Sumsel Masih Sepi

Sepinya calon penumpang ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, dimana sejak jauh hari biasanya para penumpang sudah mulai memesan tiket melalui on

Dijual Sejak H-90, Penjualan Tiket Lebaran Kereta Api Sumsel Masih Sepi
SRIPOKU.COM/ Rahmad Zilhakim
tiket kereta api 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Odi Aria

SRIPOKU.COM, PALEMBANG--- Meski PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) Divre III Palembang telah menjual tiket mudik lebaran sejak H-90, namun nyatanya penjualan tiket lebaran hingga saat ini masih calon pembeli, Rabu (13/3/2019).

Sepinya calon penumpang ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, dimana sejak jauh hari biasanya para penumpang sudah mulai memesan tiket melalui online.

Executive Vice President PT KAI Divre III Palembang, Anang Yoyo mengatakan, sudah dua pekan sejak dibuka penjualan tiket lebaran sampai saat ini masih sepi.

Adapun Rute Kereta Api yang dijual yakni Limeks Sriwijaya relasi Kertapati-Tanjungkarang PP, KA Sindang Marga relasi Kertapati-Lubuklinggau PP (KA Komersial eksekutif dan bisnis), Prabujaya Kertapati-Prabumulih PP dan KA kelas Ekonomi yaitu KA Rajabasa relasi Kertapati-Tanjungkarang PP, KA Serelo relasi Kertapati-Lubuklinggau PP.

" Sejak dibuka penjualan tiket lebaran sampai saat ini masih sepi. Berbeda dengan tahun sebelumnya," ujarnya.

Menurutnya, salah satu alasan penjualan tiket kereta api masih sepi karena tujuan favorit rute keberangkatan hanya ke Lampung dan Lubuklinggau. Berbanding terbalik dengan di pulau Jawa yang rute keberangkatannya banyak.

Ini Kronologi Kecelakaan di Daerah Sumbawa Jalan Raya Palembang-Betung KM 21

Wijianto Korban Tabrakan Beruntun di Jalan Palembang-Betung KM 21 Ternyata Mantan Anggota Polisi

“Penjualan disini dengan di Jawa itu berbeda. Disana banyak rutenya sedangkan disinikan favoritnya hanya ke Lampung dan Lubuklinggau. Jadi itulah kenapa sampai sekarang masih sepi," jelasnya.

Sebelumnya, PT KAI telah menyiapkan Lima Kereta Api Reguler dengan 2.702 tiket perharinya dan 59.444 tiket untuk total keseluruhan. Penjualan tiket KA sejak jauh hari tersebut juga untuk mengantisipasi peningkatan jumlah pengunjung channel penjualan tiket.

Gede Widiade Disebut Bakal Jadi Investor Sriwijaya FC, Ini Komentar Pengamat Sepakbola Sumsel

KAI juga telah melakukan langkah antisipasi berupa tuning dan optimalisasi database sistem ticketing serta penambahan application server dan bandwidth internet sebanyak dua kali lipat dari hari biasa.

“KAI memperkirakan puncak Arus Mudik akan terjadi ‪pada 29 Mei‬ (H-7) dan puncak Arus Balik diperkirakan akan terjadi ‪pada Minggu, 9 Juni 2019‬ (H+3),” ujar manajer Humas PT KAI, Aida Suryanti. (Oca)

Penulis: Odi Aria Saputra
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved