Berita Palembang

Atlet Inkanas Sumsel Sabet Tiga Medali di Piala Kapolri ke VIII

Tim karate Inkanas Provinsi Sumatera Selatan berhasil membawa pulang tiga medali dari Kejuaraan Nasional Inkanas Piala Kapolri ke VIII

Atlet Inkanas Sumsel Sabet Tiga Medali di Piala Kapolri ke VIII
SRIPOKU.COM/Handout
Tiga atlet Inkanas Sumsel peraih medali foto bersama Cahaya Fadillah, Tri Septiawati, Kasih Fitri (kiri ke kanan) 

Laporan wartawan sripoku.com, Reigan

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Tim karate Institut Karate-Do Nasional (Inkanas) Provinsi Sumatera Selatan berhasil membawa pulang tiga medali dari Kejuaraan Nasional Inkanas Piala Kapolri ke VIII Tahun 2019 yang digelar di Padang, 8-10 Maret lalu.

Tiga medali tersebut yakni satu emas yang berhasil diraih oleh Cahaya Fadillah di kelas kumite perorangan prapemula putri + 35 kg dan dua perunggu diraih oleh Kasih Fitri dari kelas kata perorangan prapemula putri dan Tri Septiawati dari kelas kadet -54kg putri.

Muhammadiya Rifqi salah satu pelatih yang ikut dalam rombongan, menyampaikan pada Kejurnas tersebut persaingan sangat ketat. Namun begitu, dirnya mengapresiasi atas apa yang diperoleh anak atlet binaannya itu.

“Kita berada di peringkat 16 dari 32 provinsi yang ikut dalm pertandingan. Perolehan ini tak sesuai dengan target yang kita bebankan meski atlet Sumsel sudah bermain baik,” ungkap Diki sapaan akrabnya, Rabu (13/3/2019).

Menurutnya, untuk memperebutkan juara umum memang harus mengirimkan setidaknya full team, artinya sebanyak 90 kelas pertandingan.

Hat-Trick Ke 4 Cristiano Ronaldo, Sepanjang Bertemu Atletico Madrid Simak Golnya

Daftar Tim yang Lolos dan Berpeluang Masuk 8 Besar Piala Presiden 2019

Deru : Kita Tetap Bangga Dengan Komering, Gubernur Adakan Temu Kangen Keluarga Komering

Tetapi dikarenakan jumlah Sumber Daya Manusia (SDM) yang kurang Inkanas Sumsel hanya mengirimkan sebanyak 17 kelas pertandingan.

"Seperti mereka bermain lebih dari 1 dan 2 kali, artinya jika mereka main yang ke 3 kalinya pada babak penyisihan mereka sudah bisa memperebutkan juara 3," ujar Diki.

Selain itu, kata dia, kesulitan lain atlet Sumsel Sumsel ketimbang anak yang lain adalah kurangnya jam terbang. Dimana anak usia mereka rata-rata junior ke bawah.

"Insya Allah harapan kita kedepan akan memprogramkan latihan-latihan yang lebih baik lagi, diimbangkan dengan keiikutsertaan mereka pada even-even baik daerah, nasional, internasional, sehingga jam terbang mereka bertambah," jelas dia.

Diki menerangkan bahwa dukungan dari pemerintah dan donatur lainnya perlu ditingkatkan guna mendukung program Pengda Inkanas Sumatera Selatan agar anak-anak yang dilatih mendapatkan lebih banyak jam terbang.

"Selain itu juga fasilitas latihan yang lengkap, serta mendatangkan pelatih nasional untuk menambah wawasan kepada atlet, pelatih, serta wasit Inkanas Sumsel," ujarnya.

Penulis: Reigan Riangga
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved