News Video Sripo

Video Hindari Lubang di Kawasan Jalan Celentang, Pengendara Terpaksa Memperlambat Laju Kendaraan

Sejumlah kendaraan terpaksa menghindari lubang dan memperlambat laju kendaraannya di Jalan Brigjen Hasan Kasim, karena jalan tersebut rusak dan berlub

Laporan wartawan Sripoku.com, Haris Widodo

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-- Sejumlah kendaraan terpaksa menghindari lubang dan memperlambat laju kendaraannya di Jalan Brigjen Hasan Kasim, karena jalan tersebut rusak dan berlubang.

Pantauan Sripoku.com, Selasa (12/3/2019) suasana tampak ramai dari pengguna kendaraan motor dan mobil di kawasan Celentang, Palembang.

Dimana kondisi lalu lintas di jalan Brigjen Hasan Kasim tersebut terpantau lengang. Baik kendaraan yang hendak melaju ke arah Musi Raya maupun sebaliknya.

Namun, di sepanjang jalan tersebut setidaknya terdapat 5-6 titik jalan rusak dan berlubang. Dengan diameter kedalam 3-4 cm. Akibatnya pengendara harus rela memperlambat laju kendaraan dan menghindari lubang tersebut.

Rizky Darwin (25), warga yang tinggal di perumnas dan sering melintasi jalan tersebut mengatakan bahwasannya jalan yang rusak dan berlubang itu sudah sempat diperbaiki tahun lalu. Namun, sekarang kondisinya memprihatinkan.

''Kalau dahulu jalan di Celentang ini sudah ditambal tapi rusak lagi, ujarnya kepada Sripoku.com.

Padahal sebelumnya, Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru telah menganggarkan dana perbaikan jalan sebesar Rp 3,3 Triliun pada 2019, dengan rincian Rp 1,3 triliun dari APBD Provinsi Sumsel, Rp 1,5 triliun dari APBN melalui Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN), dan Rp 500 Miliar bantuan dari pemerintah pusat untuk seluruh pemerintah kabupaten/kota di Sumsel.

"Kondisi jalan rusak di Sumsel ini hampir semuanya, Insyaallah April 2019 akan dilakukan pemeliharaan jalan. Tapi, untuk tanggal dan waktunya saya belum tahu persis,' ujarnya.(cr10)

====

Penulis: Haris Widodo
Editor: Igun Bagus Saputra
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved