Bertepatan Dengan Isu Pemasangan Stempel , 200 KPM Bantuan PKH Mengundurkan Diri

Dijelaskan Alex sekitar 200 KPM yang mengundurkan diri rata-rata para pengunduran diri tersebut dengan alasan sudah mampu

Bertepatan Dengan Isu Pemasangan Stempel , 200 KPM Bantuan PKH Mengundurkan Diri
SRIPOKU.COM/ALAN NOPRIANSYAH
Ceramah : Pihak Dinas Sosial saat menyambangi rumah KPM Bantuan PKH, Selasa (12/3/2019). 

Laporan Wartawan Sripoku.com Alan Nopriasnyah

SRIPOKU.COM, BANYUASIN--Terkait adanya aturan pemasangan stempel pada rumah penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), mengakibatkan 200 dari 31.000 KPM yang tersebar di 21 Kecamatan se- Kabupaten Banyuain Keluarga Penerima Manfaat mengundurkan diri.

Diakui Kasubid Jaminan Sosial Keluarga Dinas Sosial, Alex Arodi, SH. Pengunduran diri KPM mengaku telah menjadi keluarga yang mampu. Kendati demikian hal itu bertepatan dengan aturan Kemensos terkait pemasangan stempel pemberitahuan bagi warga penerima bantuan PKH.

"Saat ini dari 31ribu penerimaan PKH yang berada di 21 Kecamatan se-Kabupaten Banyuasin, namun lebih kurang sekitar 200 KPM yang menyatakan mengundurkan diri tanpa paksaan."ujar Kasubid Jaminan Sosial Keluarga Dinas Sosial, Alex Arodi, SH. Selasa (13/3/2019).

Keluarga Mampu Malu Rumahnya Ditempeli Merek Warga Miskin Penerima PKH

Disinyalir tidak Tepat Sasaran, Dinsos Ogan Ilir akan Lakukan Verifikasi dan Validasi Penerima PKH

Dijelaskan Alex sekitar 200 KPM yang mengundurkan diri rata-rata para pengunduran diri tersebut dengan alasan sudah mampu dan sudah tidak layak lagi sebagai penerima PKH.
Kendati demikian akibat stempel pemberitahuan tersebut mengakibatkan KPM bantuan PKH menjadi tepat sasaran.

Kemudian, lanjut Alex, Pmasangan stempel diwacanakan sesegera mungkin dilakukan Dinas Sosial Kabupaten Banyuasin yang tertera cap dan stempel serta keterangan keluarga penerima bantuan berupa stiker di rumah-rumah warga penerima PKH Kabupaten Banyuasin sesuai dengan nota kesepahaman Polri dan Kemensos.

Bawa Ganja 3 Ons Dalam Karung Disimpan di Jok Motor, Warga Kabupaten Empatlawang Diamankan Polisi

"Kita menindak lanjuti nota kesepahaman antara Polri dan Kemensos untuk mengecek dan memberikan stempel kerumah-rumah warga yang layak menerima PKH,"ujar Alex.

Selain Djnas Sosial Banyuasin menghimbau kepada masyarakat yang merasa menerima PKH namun sudah tidak layak lagi sebagai KPM mohon kiranya memberi konfirmasi ke Dinas Sosial sebelum tim dari Dinas Sosial datang kerumah-rumah warga yang bersangkutan untuk memastikan kelayakan Penerima PKH.

Kasus Salah Tangkap dan Bidan YL Terus Diselidiki, Kapolda Yakin Oknum Anggota Diberi Sanksi

Bahkan untuk memastikan kelayakan KPM, dari angka 200 kemungkinan akan terus bertambah, mengingat bahwa timnya akan segera melakukan sidak kerumah-rumah warga.

===

Penulis: Alan Nopriansyah
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved