Pesawat Ethiopia Airline Kecelakaan

157 Penumpang ET302 Ethiopia Airlines Dinyatakan Tewas, Pesawat Sempat Alami ini Usai Take Off

Pesawat Ethiopia Airline ET 302 dinyatakan jatuh enam menit setelah lepas landas dari bandara di Addis Ababa ketika hendak menuju Nairobi, Kenya.

157 Penumpang ET302 Ethiopia Airlines Dinyatakan Tewas, Pesawat Sempat Alami ini Usai Take Off
aviation24.be
Seluruh 157 penumpang dari Pesawat Ethiopia Airline ET302 yang jatuh di Nairobi dinyatakan tewas. 

SRIPOKU.COM -- Kabar duka datang dari dunia penerbangan internasional, yang kali ini menimpa maskapai Ethiopia Airline.

Salah satu pesawat terbangnya jenis Boeing 737 dengan nomor penerbangan ET302 mengalami kecelakaan saat hendak terbang menuju Nairobi.

Bahkan, seperti dilansir dari Mirror, sebanyak 157 orang, termasuk penumpang dan kru, yang ikut dalam penerbangan ini dinyatakan tewas.

Pesawat Ethiopia Airline ET 302 dinyatakan jatuh enam menit setelah lepas landas dari bandara di Addis Ababa ketika hendak menuju Nairobi, Kenya.

Pesawat terbang ET302 dinyatakan lost contact enam menit usai lepas landas pada pukul 08.38 waktu setempat, Minggu (10/3/2019).

Pesawat terbang ini awalnya diperkiakan akan tiba di Nairobi setelah menempuh penerbangan selama 2 jam.

Jalur penerbangan dari ET302 milik Ethiopian Airlines sebelum dinyatakan lost contact dan mengalami kecelakaan.
Jalur penerbangan dari ET302 milik Ethiopian Airlines sebelum dinyatakan lost contact dan mengalami kecelakaan. (Mirror)

Selain itu, pesawat yang memiliki tipe Boeing 737-800 Max ini adalah pesawat terbang dengan model yang sama dengan milik maskapai Lion Air yang mengalami kecelakaan pada Oktober 2018 lalu dan menewaskan 189 penumpang.

Informasi terakhir menyebutkan jika pihak dari Boeing ikut mengawasi dan memonitor kejadian kecelakaan ini.

Selain itu, dilaporkan juga jika semua penumpang dari pesawaat nahas ini berasal dari 33 kewarganegaraan, namun belum diketahui pasti apakah ada korban yang berasal dari Indonesia.

Perwakilan dari flightradar24, sebuah situs pelacak lalu-lintas udara dari Swedia menyebutkan, pesawat sempat mengalami ketidakstabilan pada kecepatan vertikalnya tak lama setelah lepas landas.

Halaman
12
Editor: Ahmad Sadam Husen
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved