Berita OKU

Dua Hari Tenggelam di Sungai Ogan, Bocah SD Ditemukan Sudah Meninggal Dunia

Setelah dua hari tenggelam di Sungai Ogan akhirnya Martin bin Didik Yusak (13) ditemukan Minggu (9/3/2019).

Dua Hari Tenggelam di Sungai Ogan, Bocah SD Ditemukan Sudah Meninggal Dunia
SRIPOKU.COM/LENI JUWITA HANDOUT
Jenazah korban Martin bin Didik Yusak (13) ditemukan Minggu (9/3/2019) di aliran sungai Lubukrambai Kecamatan Baturaja Timur. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Leni Juwita

SRIPOKU.COM, BATURAJA-- Setelah dua hari tenggelam di Sungai Ogan akhirnya Martin bin Didik Yusak (13) ditemukan Minggu (9/3/2019). Korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dibantu Basarnas sudah dua hari melakukan pencarian bocah kelas VI SD ini dinyatakan hilang tenggelam di Sungai Ogan.

Korban ditemukan sekitar jam 07.30 di aliran Sungai Ogan tepatnya kawasan Lubuk Rambai Kecamatan Baturaja Timur.

“Saat ditemukan wajah korban dipenuhi darah,” Terang Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD OKU, Meilan Purnama seraya menambahkan kuat dugaan kepala atau bagian muka korban terbentur batu sehingga terluka.

Jenazah korban sudah diantar ke rumah duka di Jalan Jalan Ulu Danau RT01/RW01, Kelurahan Sekarjaya, Kecamatan Baturaja Timur. Di kesempatan itu Mailan mengucapkan terima kasih kepada smeua pihak yang sudah ikut membantu menemukan jenazah korban.

Meilan mengaku, pihaknya sendiri sedikit mengalami kesulitan mencari korban, karena arus Sungai Ogan selama beberapa hari ini sangat deras.

Untung saja lanjut dia, pihaknya mendapat bala bantuan dari Basarnas, sehingga pencarian bisa diperluas hingga ke Lubuk Rambai. Pada hari pertama tim BPBD fokus melakukan pencarian di sekitar Jembatan Ogan I hingga III. Selanjutnya pencarian diperluas hingga ke arah Lubukrambai dan berhasil menemukan korban.

Seperti diberitakan sebelumnya, Nasib naas yang menimpa Martin bin Didik Yusak (13) terjadi Kamis (7/3) pukul 11.50. sebelum tenggelam Martin berenang bersama delapan teman sebayanya di aliaran sungai Kemalaraja, murid SD Negeri 16 OKU ini diduga tidak pandai berenang sehingga terseret arus sungai yang sedang pasang.

Beberapa waktu kemudian, teman-teman korban naik ke atas dan menemui warga sekitar serta memberitahukan bahwa teman mereka ada yang tenggelam.

Teman korban minta tolong kepada warga sekitar membantu Martin yang tenggelam di arus sungai yang deras. Mendapat informasi itu, warga sekitar lokasi lalu berdatangan tapi saat itu korban sudah tenggelam.

Kasus ini kemudian dilaporkan ke polisi, mendapat laporan itu anggota polisi bersama tim BPPD langsung menuju lokasi anak yang tenggelam.

Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD ( Badan Penanggulangan Bencana Daerah ) Kabupaten Ogan Komering Ulu, Meilan Purnama menjelaskan, tim dari BPPD sudah melakukan penyisiran di sepanjang Sungai Ogan mulai dari tempat titik pertama korban tenggelam dikawasan batu Bekatak untuk mencari korban. (eni)

===

9 Maret Diperingati sebagai Hari Musik Nasional, Ini Sejarah & Alasan di Baliknya, Ada Jasa Pahlawan

Jembatan Ogan Kertapati Dihantam Tongkang, Warga Khawatir Bahaya Jembatan Terus Ditabrak

Ternyata Tanggal Lahir Bisa Ungkap Potensi Seseorang! Begini Rumus Cara Menghitung dan Jawabannya

Penulis: Leni Juwita
Editor: pairat
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved