Ratusan Tim Gabungan ' Sikat ' APK Liar Yang Melanggar Aturan di OKU

Semua APK yang dipasang bukan pada tempat yang diperbolehkan langsung “disikat” habis oleh tim gabungan

Ratusan  Tim Gabungan  ' Sikat '  APK Liar Yang Melanggar Aturan di OKU
Sripoku.Com/LENI JUWITA
Tim saat melakukan penertiban APK liar di Kota Baturaja. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Leni Juwita

SRIPOKU.COM, BATURAJA---Sebanyak 500 personil dari tim gabungan bersama Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) melakukan penertiban  Alat Peraga Kampanye (APK) liar di Kota Baturaja, Jumat (8/3/2019).

Semua APK yang dipasang bukan pada tempat yang diperbolehkan langsung “disikat” habis oleh tim gabungan,   Penertiban ini dilakukan serentak di 13 kecamatan dalam Kabupaten OKU.

Ketua Bawaslu OKU, Dewantara Jaya SP kepada awak media menyebutkan penertiban kali ini bertujuan untuk melakukan pembersihan APK liar yang dinilai melanggar aturan. Diantaranya APK yang menempel di batang pohon, tiang listrik, taman kota, pasar, kantor, sekolah, rumah ibadah dan lainya termasuk di zona yang bukan ditentukan. Dikatakan Dewantara, penertiban APK akan dilakukan  selama dua hari.

Bandit Jalanan Meresahkan Sopir di Jembatan Flyover Diringkus Tim Buser Polsek Kertapati Palembang

Rekor 25 Laga Tanpa Kekalahan Timnas All Star Alex Noerdin Cup

“ Hari ini dan Senin besok kita tuntaskan penertiban APK yang melanggar zona dan bukan pada tempatnya," terang  Dewantara Jaya.

Ketua Bawaslu yang juga  didampingi Kordiv Hukum Penindakan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa, Anggi Yumarta menjelaskan,  penertiban juga termasuk APK berbayar yang dipasang bukan di zona yang diizinkan. Karena pihak terkait  telah menyiapkan peringatan  stiker melanggar.

Polisi Amankan 50,6 Kg Sabu dan 54 Ribu Butir Ekstasi, Dari Jaringan Zul Zivilia

Dikesempatan itu Ketua Bawaslu menjelaskan, sebelum melakukan penertiban pihak Bawaslu sudah melakukan sosialisasi terlebih dahulu dengan  memasang  spanduk yang berisi langgaran yang ditempelkan langsung di bilbord .

"Kita harapkan setelah dilakukan penertiban ini, tidak ada lagi APK yang dipasang disembarang  tempat ,” kata Dewantara seraya menambahkan sebab pemdasangan bukan di zona yang diizinkan melanggar aturan dan merusak keindahan kota.

Polisi Dalami Hilangnya Besi Pagar Pengaman Jembatan Gumay-Lahat

Pantauan dilapangan, ratusan APK dengan berbagai ukuran  dan ada juga  bendera partai yang ditertibkan.  Sedangkan khusus  bilbord berbayar Bawaslu OKU hanya memasang spanduk langgaran yang telah disiapkan Bawaslu.(eni)

====

Penulis: Leni Juwita
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved