Berita Empatlawang

Duel Berdarah Dua Warga Bertetangga di Pendopo Lintang Empatlawang, Satu Tewas Satu Masuk Penjara

Duel berdarah yang dipicu soal dendam lama ini mengakibatkan Faisol mengalami luka tusuk pada bagian perut, dada, tangan dan paha.

Duel Berdarah Dua Warga Bertetangga di Pendopo Lintang Empatlawang, Satu Tewas Satu Masuk Penjara
SRIPOKU.COM/Handout
Faisol ketika sempat dirawat di RS Pratama Pendopo dan akhirnya dirujuk ke RSUD Empatlawang dan meninggal dunia 

SRIPOKU.COM,EMPATLAWANG -- Paizal (40) dan Faisol (45) yang masih bertetangga rumah, warga Jalan Jati Pendopo Lintang Kabupaten Empatlawang, berduel.

Duel berdarah yang dipicu soal dendam lama ini mengakibatkan Faisol mengalami luka tusuk pada bagian perut, dada, tangan dan paha.

Warga sempat membawa korban Faisol ke RS Pratama Pendopo yang kemudian dirujuk ke RSUD Empatlawang namun setiba di rumah sakit nyawa korban tidak tertolong dan meninggal dunia.

Dari informasi pihak kepolisian, peristiwa terjadi pada Rabu (6/3/2019) sekitar pukul 12:00 didepan rumah Paizal dalam hal ini adalah pelaku, berawal saat Paizal hendak keluar rumah dan terjadi cekcok mulut dengan korban Faisol hingga terjadi perkelahian.

Kemudian, Faisol mengejar Paizal dengan membawa potongan kayu sampai kedepan rumah Paizal.

Melihat itu Paizal dari dalam rumah sudah siap dengan membawa tombak dan terjadilah perkelahian dan keduanya sempat dilerai tetangga hingga membuat Paizal melarikan diri.

Sementara, korban Faisol mengalami luka tusuk pada perut, dada, tangan dan paha.

Gasak Peralatan Perkebunan, Dua Pekerja Kebun Sawit di Ogan Ilir Ini Ditangkap Polisi

Pembobol SMPN 5 Rambang Lubai Muaraenim Akhirnya Menyeahkan Diri

KPU Perpanjang Pendaftaran Pindah Memilih hingga 12 Maret, Berikut Syarat dan Tempat Mendaftarnya

"Tersangka PZ sudah kita amankan dikediaman kerabatnya Desa Tanjung Alam Kecamatan Lintangkanan," kata Kapolsek Pendopo Iptu Hariyanto saat dihubungi, Kamis (7/3/2019).

Dijelaskan Haryanto, rumah korban dan rumah tersangka ini bersebelahan tepatnya dibelakang kantor KUA Pendopo.

"Istri korban dan istri tersangka masih ada hubungan keluarga namun antara tersangka dan korban sudah ada dendam lama," katanya.

Pasca kejadian tersebut, rumah orangtua tersebut yang berada Desa Nanjungan dirusak oleh masa dan keluarga korban,

Masih dikatakan Kapolsek. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kepala desa yang berdekatan desa dan banyak keluarga korban, untuk menghimbau keluarga korban supaya mempercayakan proses hukum kepada Polisi dan agar tidak anarkis atau main hakim sendiri.

"Untuk teersangka Pz saat ini sudah kita amankan sementara di Rutan Empatlawang," katanya. (cr27).

===

Penulis: Awijaya
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved