Teori Evolusi 1.000 Tahun Lebih Dahulu Ditemukan Ilmuan Islam

Selama ini, dunia ilmu pengetahuan, teori evolusi yang dicetuskan ilmuwan asal Inggris, Charles Darwin yang selalu ditonjolkan.

Teori Evolusi 1.000 Tahun Lebih Dahulu Ditemukan Ilmuan Islam
(Julia Margaret Cameron/Wikimedia Commons)
Charles Darwin 

Teori Evolusi 1.000 Tahun Lebih Dahulu Ditemukan Ilmuan Islam

SRIPOKU.COM -- Selama ini, dalam dunia ilmu pengetahuan, teori teori evolusi yang dicetuskan ilmuwan asal Inggris, Charles Darwin yang selalu ditonjolkan.

Bahkan teori Darwin dianggap sebagai salah satu fondasi dasar ilmu pengetahuan modern.

Namun, ternyata teori evolusi Darwin juga memiliki leluhur di khazanah ilmu pengetahuan dunia Islam.

Gagasan yang diajukan Darwin merevolusi pemahaman kita tentang dunia bahwa makhluk hidup berubah dari waktu ke waktu dalam mekanisme yang disebut seleksi alam.

Melalui bukunya yang terbit tahun 1859, On the Origin of Species, Darwin mendefinisikan evolusi sebagai 'proses munculnya variasi keturunan'. 

Darwin merujuk pada ragam spesies dari satu leluhur yang sama.

Sekitar 1.000 tahun sebelum Charles Darwin, seorang filsuf Muslim yang hidup di Irak, al-Jahiz, telah menulis buku tentang proses evolusi binatang.

Seleksi alamiah Al-Jahiz menyebut proses itu sebagai sebuah proses natural.

Nama asli filsuf itu sebenarnya adalah Abu Usman Amr Bahr Alkanani al-Bisri.

Namun, sejarah mencatatnya sebagai al-Jahiz.

Halaman
1234
Penulis: Salman Rasyidin
Editor: Salman Rasyidin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved