Kikir Data

Dari zaman kolonial hingga ke zaman milenial sekarang ini, data memiliki peran penting dalam berbagai aspek kehidupan.

Kikir Data
ist
Rillando Maranansha Noor 

Kikir Data
Oleh : Rillando Maranansha Noor
KSK Belitang BPS Kabupaten OKU Timur
Dari zaman kolonial hingga ke zaman milenial sekarang ini, data memiliki peran penting dalam berbagai aspek kehidupan.

Data memiliki fungsi strategis yaitu sebagai dasar perencanaan, dasar pengambilan keputusan, alat pengendali pelaksanaan suatu kegiatan, dan menjadi dasar evaluasi terhadap suatu kegiatan.

Bagi masyarakat luas, data memiliki manfaat untuk memahami sesuatu secara lebih terukur dan akurat serta sebagai penopang ilmu pengetahuan.

Begitu banyaknya manfaat dan fungsi dari data itu sendiri masih belum mampu menggugah kesadaran masyarakat akan pentingnya data.

Ketika masyarakat, instansi, perusahaan, dan lembaga non profit dihadapkan pada peran mereka selaku responden dari sebuah survey atau pendataan, mereka masih belum sepenuhnya terbuka menerima kehadiran petugas pengumpul data dari Badan Pusat Statistik (BPS).

Bagaimana kita bisa menghasilkan data yang baik dan bermanfaat bila dalam prosesnya banyak kendala yang dihadapi, salah satunya adalah responden yang kikir data.

Mari kita kilas balik sejenak sejarah BPS mulai dikenal namanya.

Mungkin belum banyak orang yang tau apa itu BPS sebelum adanya Pendataan Sosial Ekonomi (PSE) 2005 yang menjadi basis data Bantuan Langsung Tunai (BLT) 2005, 2008 dan 2009.

Booming-nya BLT kala itu ikut mengangkat nama BPS, dari yang sebelumnya mungkin hanya segelintir orang yang tau, menjadi dikenal hampir seluruh lapisan masyarakat.

Mungkin sebelumnya hanya peneliti yang melakukan penelitian atau mahasiswa yang sedang penyelesaikan skripsi atau tugas akhirnya yang mengenal BPS sebagai rujukan data.

Halaman
1234
Editor: Salman Rasyidin
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved