Hikmah di Balik Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan

Fenomena Kebakaran Hutan dan lahan hamper setiap tahun dihadapi oleh Indonesia umumnya, Sumatera Bagian Selatan khususnya.

Hikmah di Balik Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan
ist
Sujud Syukur Tim Pemadam Kebakaran Ketika Hujan Turun Membasahi Bumi. Ilustrasi/ist 

Hikmah di Balik Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan
Oleh : Antoni Anwar
Praktisi Fire Fighter

Pada tahun 2015 bencana kabut asap yang bersejarah bagi bangsa Indonesia.

Fenomena Kebakaran Hutan dan lahan hamper setiap tahun dihadapi oleh Indonesia umumnya, Sumatera Bagian Selatan khususnya. Akan tetapi sejarah juga mencatat kebakaran dan kabut asap yang terjadi Indonesia pada tahun 2015 merupakan yang terbesar semenjak tahun 1997 yang lalu.

Beberapa alasan klasik yang kita dengar dari berbagai sumber yang mencoba menjelaskan bahwa kebakaran hutan berawal dari pembukaan lahan oleh sejumlah perusahaan dan masyarakat.

Hal itulah yang mewarnai berbagai media menjawab atas ketidak-tahuan tentang penyebab kebakaran yang sebenarnya.

Tanpa mengecil-artikan dan mengurangi usaha-usaha yang sudah dilakukan oleh semua pihak, harus diakui bahwa kabut asap tahun 2015 baru berakhir setelah hujan mengguyur lahan yang terbakar.

Kebakaran hutan dan lahan pada tahun 2015 memberikan banyak pelajaran berharga kepada kita semua baik pemerintah, TNI, POLRI, pihak swasta dan masyarakat.

Bapak Alek Fatra --salah satu komandan satuan Pemadam Kebakaran di PT.Rimba Hutani Mas (RHM) yang sempat wawancarai menceritakan bahwa pada tahun 2015 PT.Rimba Hutani Mas merupakan salah satu korban dari kebakaran.

Hampir 50% kayu Acasia siap panen habis terbakar dan kerugian yang ditimbulkan akibat musibah tersebut mencapai triliunan.

Semua upaya dan usaha pada saat itu sudah dikerahkan baik dari regu pemadam kebakaran, karyawan serta bantuan dari pihak Pemerintahan, TNI, POLRI, BPBD, Mangala Agni, masyarakat dan pihak lainnya.

Halaman
1234
Editor: Salman Rasyidin
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved