News Video Sripo

Video Dua Terdakwa Kasus Korupsi Pengadaan Lift Kantor BPKAD Palembang Akhirnya Divonis

Ananda Rani dan Mardjuki, dua terdakwa kasus korupsi pengadaan lift kantor BPKAD Palembang menjalani sidang putusan atau vonis

Laporan Wartawan Sripoku.com, Rangga Erfizal

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Ananda Rani dan Mardjuki, dua terdakwa kasus korupsi pengadaan lift kantor BPKAD Palembang dengan nilai pagu Rp 1,4 miliar di tahun 2016 lalu, menjalani sidang putusan atau vonis di ruang sidang Tipikor di Pengadilan Negeri (PN) Klas IA Palembang, Kamis (28/2/2019).

 Ananda Rani menangis tersedu mendengarkan putusan hakim mengenai vonis.

Sedangkan terdakwa Mardjuki terlihat lebih tenang dalam menerima putusan.

Dalam vonis tuntutan tersebut yang dibacakan oleh Majelis hakim yang dipimpin Hakim Ketua Abu Hanifah SH MH, terdakwa Mardjuki divonis satu tahun 3 bulan dengan denda sebesar Rp 310 juta.

Sedangkan Ananda Rani vonis satu tahun 6 bulan penjara dengan denda Rp 50 juta.

Keduanya terbukti berdasarkan hasil penyelidikan telah melanggar Pasal 3 UU Nomor 20 tahun 2001 tentang tindak pidana korupsi Junto Pasal 55 ayat ke 1 KUHP.

"Kedua terdakwa tebukti bersalah dalam pengadaan Pengadaan lift yang tidak sesuai dengan spesifikasi awal. Sehingga menyebabkan kerugian keuangan negara."

"Terdakwa 1, Ananda Rani vonis dengan satu tahun enam bulan penjara dengan denda Rp 50 Juta. Terdakwa 2, Mardjuki dengan vonis satu tahun tiga bulan penjara dengan denda Rp 310 Juta," ujar Abu Hanifah dalam membacakan putusan vonis.

Kedua terdakwa ditetapkan terbukti bersalah dalam pengadaan lift di BPKAD Kota Palembang yang dibuat tidak sesuai spesifikasi awal dalam rancangan anggaran.

Halaman
123
Penulis: Rangga Erfizal
Editor: Igun Bagus Saputra
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved