Pasar Dempo Permai macet, PKL 'Rampas' Jalan Umum

Warga Pagaralam yang melintas di Jalan Trip Yunus sudah mulai merasa gerah dengan prilaku Pedagang Kaki Lima (PKL) yang sudah merampas jalan umum

Pasar Dempo Permai macet, PKL 'Rampas' Jalan Umum
SRIPOKU.COM/WAWAN SEPTIAWAN
TUTUP JALAN - Pedagang Kaki Lima (PKL) menggelar lapak sampai menutupi setengah badan Jalan Trip Yunus. Kondisi ini mulai dikeluhkan warga, Jumat (22/2). 

SRIPOKU.COM , PAGARALAM - Warga Pagaralam yang melintas di Jalan Trip Yunus sudah mulai merasa gerah dengan prilaku Pedagang Kaki Lima (PKL) yang sudah merampas jalan umum sebagai tempat untuk membuka lapak dagangan. Akibatnya, arus lalu lintas di kawasan Pasar Dempo Permai macet dan berpotensi menimbulkan konflik lantaran setiap hari selalu perang klakson.

Berita Lainnya:
Satpol PP Sisir Halaman Masjid Agung Pedangan Kaki Lima Kalang Kabut
Sudah Diberi Peringatan Agar Tak Jualan di Bahu Jalan, Satpol PP Empatlawang Bubarkan Paksa PKL

Pantauan sripo, Jumat (22/2), banyaknya PKL yang menggelar lapak di badan jalan tersebut membuat kondisi jalan menjadi sempit.

Belum lagi banyaknya tukang ojek yang mangkal di kawasan tersebut. Hal itu membuat jalan semakin sempit dan kumuh. Surya Darma (30), salah satu pengguna jalan mengatakan, sebagai pengguna jalan yang setiap hari lewat dikawasan tersebut menggunakan kendaraan roda empat sangat merasa terganggu dengan banyaknya PKL yang menggelar lapak dibadan jalan tersebut.

"Setiap sore pasti macet karena banyak PKL yang menggelar lapak di badan jalan. Padahal jalan ini cukup lebar dan mampu memuat empat mobil sekaligus," ujarnya.

Dikatakanya, sebelumnya Pemkot Pagaralam sering melakukan penertipan PKL yang jualan dikawasan tersebut. Namun saat ini sudah tidak pernah ada penertiban dikawasan tersebut. Surya tidak tahu menyebabnya, apakah Pemkot sudah bosan atau sudah sengaja tutup mata dengan kondisi tersebut.

"Jalan ini merupakan jalan protokol. Macet terus terjadi dan PKL tidak direlokasi, maka kawasan ini kotor, semberawut dna kumuh," katanya.

Menanggapi hal itu, Walikota Pagaralam Alpian Maskoni mengatakan, Pemkot Pagaralam memang sudah merencanakan akan merelokasi PKL yang ada di Jalan Trip Yunus tersebut ke lokasi baru.

"Rencananya semua pedagang akan kita relokasi ketempat baru yaitu Taman Kinantan Bui. Namun saat ini masih dalam pengarapan," ujarnya, seraya menambahkan, jika lokasi yang baru sudah siap, maka semua PKL yang menggelar lapak dibadan jalan akan direlokasi. "Kita siapkan dulu tempatnya, baru nanti kita relokasi. Hal ini agar tidak ada konflik antara PKL dan Sat Pol PP saat penertipan nanti," jelasnya. (one)

===

Penulis: Wawan Septiawan
Editor: Bejoroy
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved