Berita Palembang

Cerita Sales Mobil di Bandung yang Tertangkap di Palembang Karena Tergiur Nyambi Jadi Kurir Sabu

Dedek Enjang, warga Jawa Barat yang tinggal di Kompleks Gading Tutuka Residen, Cangkuang Bandung, salah satu dari tujuh kurir

Cerita Sales Mobil di Bandung yang Tertangkap di Palembang Karena Tergiur Nyambi Jadi Kurir Sabu
SRIPOKU.COM/HARIS WIDODO
Dedek Enjang seorang kurir sabu diamankan di Mapolda Sumsel pada hari Jumat (22/2). Karena tergiur dengan upah yang di berikan ia Nyambi bekerja sebagai Kurir Shabu dan sementara meninggalkan prosesinya sebagai Salesman showroom Mobil. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Haris Widodo

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Dedek Enjang, warga Jawa Barat yang tinggal di Kompleks Gading Tutuka Residen, Cangkuang Bandung, salah satu dari tujuh kurir yang tertangkap membawa sabu-sabu di Stasiun Kertapati Palembang, ternyata adalah seorang sales showroom mobil di Kota Bandung.

Menjadi sales mobil selama 3,5 tahun tak membuatnya mera cukup sehingga tergiru menjadi kurir sabu.

Pria berusia 28 tahun, berkulit putih dan memiliki tinggi 160 cm ini sudah mejalini pekerjaannya sebagai kurir sabu selama tiga minggu hingga akhirnya tertangkap di Palembang.

Dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Sumsel Ini Dapat Catatan dari Pansus V DPRD Sumsel

Video Sindikat Narkoba Asal Jabar Diamankan Bawa 5,9 Kg Sabu, Selundupkan Sabu di Bandara SMB II

7 Fakta di Balik Lagu Ziggy Zagga Gen Halilintar, Hingga Tembus Mancanegara

"Ini kali kedua saya datang ke Palembang dari Bandung. Di sini kita ngambil barangnya. Ketika pertama menjual saya menerima upah sekitar 9 jutaan," ujarnya kepada Sripoku.com di depan Gedung Utama Mapolda Sumsel, Jumat (22/2/2019).

Dedek mengaku baru 3 minggu ini bekerja sebagai kurir dan baru menerima upah 1 kali yaitu 9 juta rupiah.

Saat di Bandung ia bekerja sebagai salesman mobil Daihatsu sejak 3,5 tahun lalu.

"Dari penjualan omset saja saya bisa dapet 9 juta / bulan itu pun di luar dari gaji. Kalau ditotal bisa 12 jutaan," tuturnya.

Sosialisasikan Millenial Road Safety Festival, Satlantas Polres Lantai Konvoi Bareng Komunitas

Hasil Pertandingan Arema FC Vs Persib Bandung, Ghozali Siregar Pupuskan Harapan Singo Edan

Dua Kali Lakukan Aksi Curanmor, 2 Pemuda di Palembang Ini Dilumpuhkan Petugas Karena Melawan

Pria kelahiran Garut 20 Februari 1991 ini menuturkan saat ini ia telah berumahtangga dan mempunyai 2 orang anak.

Sementara itu Kapolda Sumsel, Inspektur Jenderal Polisi Drs Zulkarnain Adinegara SH menjelaskan bahwa Dedek Enjang dan keenam tertangkap membawa sabu-sabu seberat 5.895 gram atau sekitar 5,8 kilogram.

Dikatakan Kapolda mereka bertujuh ini masing-masing membawa sabu-sabu sebanyak 673 gram dan ditangkap secara terpisah.

Dua Kali Lakukan Aksi Curanmor, 2 Pemuda di Palembang Ini Dilumpuhkan Petugas Karena Melawan

Mulai 22 Februari 2019, TCash Telkomsel Berubah Menjadi LinkAja

Mulai 22 Februari 2019, TCash Telkomsel Berubah Menjadi LinkAja

Ada yang di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin 2, di Stasiun Kertapati dan di OKI.

Dedek Enjang sendiri ditangkap di Stasiun Kertapati di mana ia hendak mau ke Lampung.

Atas kejadian ini ketujuh pelaku dikenakan pasal 114 ayat (2) Junto pasal 132 ayat (1) Undang-undang 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara atau maksimal Hukuman Mati dan denda paling sedikit 1 miliar atau paling banyak 10 miliar.

Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved