Berita Lahat

Dituduh Mengambil Ikan, Pria di Lahat Ini Dibacok hingga Tewas

Bakarudin (45) warga Desa Singapura, Kecamatan Kikim Barat, Kabupaten Lahat, Selasa (19/2), sekitar pukul 17.00 WIB, tewas ditangan Sarnubi

Dituduh Mengambil Ikan, Pria di Lahat Ini Dibacok hingga Tewas
SRIPOKU.COM/EHDI AMIN
Korban saat disemayamkan di rumah duka. 

Laporan wartawan Sripoku. Com Ehdi Amin

SRIPOKU.COM, LAHAT -- Bakarudin (45) warga Desa Singapura, Kecamatan Kikim Barat, Kabupaten Lahat, Selasa (19/2), sekitar pukul 17.00 WIB, tewas ditangan Sarnubi (55), yang juga warga satu desa dengan korban.

Peristiwa berdarah berawal dari Bakarudin mendorong gerobak dari tempat tinggalnya, dengan melintasi jembatan gantung Desa Singapura.

Saat di atas jembatan itu, Bakarudin berpapasan dengan Sarnubi, juga warga Singapura, yang pulang dari ladang.

Saat itu Sarnubi sudah melewati Bakarudin, namun, tiba-tiba Sarnubi balik arah, sambil mencabut parang dari sarungnya, yang terselip di pinggang.

Jelang Laga Kandang Sriwijaya FC vs Madura United, Pelatih Minta Pemain Tak Menyerah

200 Bangunan di Sumsel Rusak Akibat Terendam Banjir

Hasil Pertandingan Timnas U-22 Indonesia Vs Malaysia, Tim Garuda Gagal Menang di Menit Akhir

Sarnudi langsung mengayunkan parang ke lengan kanan Bakarudin, membuatnya nyaris putus. Selanjutnya Sarnubi langsung melarikan diri.

"Keterangan saksi, jadi korban ini dituduh pelaku mengambil ikan dalam bubu milik pelaku, yang dipasang di sungai," kata Kapolres Lahat, AKBP Ferry Harahap SIK, melalui Kapolsek Kikim Barat, Iptu Herdi Pahrudin, didampingi Paur Humas Aiptu Lispono.

Mendapat serangan itu membuat korban tersungkur. Rangga (20), yang melihat peristiwa itu, langsung meminta pertolongan kepada warga, untuk memberikan pertolongan kepada korban.

Herman Deru Hadiahi RS Pratama untuk Warga Lahat di Pelosok Lahat

Anggarkan Dana Rp 25,5 Miliar Untuk Perbaikan Jalan Provinsi Dalam Kota Palembang

Kunjungan ke Lahat, HD Ingatkan Untuk Menurunkan Angka Kemiskinan Sinkronkan Dengan Program Pemprov

Korban sempat hendak dilarikan ke RSUD Lahat, namun dalam perjalanan menghembuskan napas terakhir, akibat kehabisan darah.

"Pelaku masih dalam pengejaran. Kami baru menerima laporan sekitar satu jam setelah kejadian. Menuju TKP dari mapolsek juga sekitar 45 menit, pelaku sudah keburu melarikan diri,"terangnya.

====

Penulis: Ehdi Amin
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved