Sumsel Maju

Sambangi Kebakaran Panti Asuhan, Febrita Lustia Deru Kirim Psikolog dan Janji Bantuan dari CSR

Istri dari Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) ini bergegas menuju lokasi Panti Asuhan Az Zikri sekaligus membawa bantuan untuk para korban.

Sambangi Kebakaran Panti Asuhan, Febrita Lustia Deru Kirim Psikolog dan Janji Bantuan dari CSR
Humas Pemprov Sumsel
Feby Deru Ketua TP PKK Sumsel saat meninjau kebakaran panti Asuhan terbakaqr di Malaka IV Bukit Sangkal Palembang. 

PALEMBANG - Kebakaran yang menghanguskan Panti Asuhan Az Zikri, di Jalan Malaka IV, Rt 14 Rw 03, Kelurahan Bukit Sangkal, Kecamatan Kalidoni Palembang Sabtu (16/2) kemarin, menuai keprihatinan dari Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Sumatera Selatan Febrita Lustia Deru (Feby Deru).

Usai mendapat kabar terjadinya kebakaran, keesokan harinya, Minggu (17/2) istri dari Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) ini bergegas menuju lokasi Panti Asuhan Az Zikri sekaligus membawa bantuan untuk para korban yang sebagian besar merupakan anak yatim dan piatu.

Feby datang dengan ditemani oleh menantunya.

Diketahui, penyebab kebakaran dikarenakan salah satu anak panti yang bermain korek api, tidak hanya tempat tinggal dan perabotan rumah tangga habis terbakar.

Insiden musibah ini pula memakan satu korban nyawa balita.

Feby Deru Ketua TP PKK Sumsel saat meninjau panti asuhan yang terbakar di Malaka 4 Bukit Sangkal Palembang.
Feby Deru Ketua TP PKK Sumsel saat meninjau panti asuhan yang terbakar di Malaka 4 Bukit Sangkal Palembang. (Humas Pemprov Sumsel)

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sumsel Febrita Lustia Deru menuturkan, turut berduka cita atas musibah yang terjadi dan semoga ada hikmah di balik peristiwa tersebut.

Menurutnya, Panti asuhan Az Zikri merupakan panti asuhan yang begitu dekat dengannya dari dulu, dan kebetulan panti asuhan ini pula berdekatan dengan rumah salah satu Pengurus PKK Provinsi Sumsel.

“Jadi Saya kebetulan baru pulang dari luar kota langsung kesini melihat langsung, yang penting mereka anak-anak tidak mengalami trauma. Kedepan harus ada pengawasan terhadap anak-anak, kan mereka tidak tahu bahaya dari korek api sehingga butuh pengawasan,” ungkapnya

Mengenai perbaikan bangunan yang rusak, Feby menghimbau untuk berkoordinasi dengan dinas terkait mulai dari dinas sosial, dinas PU Perkim, bahkan mungkin nanti ada CSR yang akan membantu.

“Saya lihat sendiri respon masyarakat cukup bagus silih berganti bantuan berdatangan untuk anak-anak ini, PKK Provinsi Sumsel nanti akan membantu dari psikologinya, jadi nanti kita akan kirimkan psikolog. Yang jelas koordinasi dulu kita lakukan, untuk mengetahui apa saja yang dibutuhkan nantinya,” pungkasnya.

Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved