Berita Empatlawang

Desa Baturaja Baru Sering Banjir, Menurut Kades Penyebabnya Sungai Musi Mendangkal

Hampir setiap tahun di musim penghujan Desa Baturaja Baru Kecamatan Tebingtinggi Empatlawang selalu tergenang.

Desa Baturaja Baru Sering Banjir,  Menurut Kades Penyebabnya Sungai Musi Mendangkal
SRIPOKU.COM/Alan Novriansyah
Air sungai Musi meluap hingga ke jalan desa Baturaja Baru Kecamatan Tebingtinggi Empatlawang kondisi ini berlangsung sedikitnya sudah 5 jam terjadi dibeberapa titik akibatnya aktifitas warga menjadi terhambat, kondisi saat ini air sudah mulai surut, Jum'at (14/2/2019) 

Laporan wartawan sripoku.com, Awijaya

SRIPOKU.COM, EMPATLAWANG -- Hampir setiap tahun di musim penghujan Desa Baturaja Baru Kecamatan Tebingtinggi Empatlawang selalu tergenang.

Genangan air memang tidak terlalu tinggi dan bervariasi berkisar 10 - 30 cm lebih namun kondisi ini sering terjadi jika hujan lebat turun.

Selain itu genangan air sampai ke jalan-jalan dan pemukiman warga juga hanya berlangsung beberapa jam, tidak sampai merusak pemukiman warga.

Walaupun demikian hal ini menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah setempat memberikan solusi jika dibiarkan dikhawatirkan akan berdampak bagi masyarakat setempat.

Kepala Desa Baturaja Baru Kecamatan Tebingtinggi, Hendra YP mengatakan penyebab Desanya sering tergenang di musim hujan berasal dari luapan sungai Musi yang saat ini mendangkal.

" Desa kami ini berada di pinggir Sungai Musi, kalau hujan lebat apalagi hujan seharian air sungai itu sampai ke jalan-jalan desa. Itu karena posisi sungai Musi sama bahkan lebih tinggi dibanding wilayah desa, karena dalam beberapa tahun ini sungai Musi mengalami pendangkalan akibat material dialiran sungai, Jadi hujan lebat airnya melimpah ke desa," kata Hendra YP kepada Sripoku.com, Jum'at (15/2/2019)

Hendra menyampaikan kondisi ini sudah lama berlangsung, dalam waktu dekat ia akan mengusulkan di Musrenbang tingkat Kecamatan agar dilakukan normalisasi sungai Musi diwilayah desanya agar tidak dangkal lagi.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Empatlawang, M.Taufik sempat menyiagakan tim BPBD dan menurunkan perahu karet ke lokasi dianggap rawan banjir.

Rumah Evi Susanto di Air Saleh Banyuasin Ludes Terbakar

TNI dan Polri di OKU Timur Gotong-royong Bersihkan Lingkungan

Niat Menguasai Harta, Pemuda di Kediri Bunuh Pacarnya Nenek 75 Tahun Sempat Berhubungan Suami Istri

Walaupun genangan air di Desa Baturaja Baru hanya datang sekitar Lima jam dengan ketinggian bervarisi, sekira pukul 15.00 perahu karet dan peralatan siaga banjir kembali ditarik dari Desa Baturaja Baru, dan dari Tagana juga stanbay dilokasi.

Halaman
12
Penulis: Awijaya
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved