Berita Muaraenim

PT Tel Gelar Pelatihan Bagaimana Beternak Lebah madu Kelulut

PT Tanjungenim Lestari Pulp and Paper (PT TEL) menggelar pelatihan lebah madu pada kelompok petani madu desa sekitar operasional pabrik PT TEL.

PT Tel Gelar Pelatihan Bagaimana Beternak Lebah madu Kelulut
IST
Pelatihan madu di PT Tel 

SRIPOKU.COM, MUARAENIM -- PT Tanjungenim Lestari Pulp and Paper (PT TEL) menggelar pelatihan lebah madu pada kelompok petani madu desa sekitar operasional pabrik PT TEL.

Pelatihan budidaya lebah madu Trigona ini menjadi salah satu pilihan tim CSR PT TeL dalam mengembangkan perekonomian rakyat.

Selain memfasilitasi  masyarakat sekitar perusahaan  untuk belajar menangkar lebah madu, perusahaan juga memberikan bantuan beberapa kotak koloni lebah yang siap dikembangbiakan.

TNI-AL Laksanakan Sosialisasi di SMK PP Negeri Sembawa, Undang Siswa Bergabung ke TNI-AL

Video Bandit 3C Keok Ditembak Tim Tekab 134, Sempat Melawan dan Sempat Acungkan Senpi ke Petugas

Video Ajak Komunitas, Pemilik Bundarayya Bagikan 300 Nasi Kotak di Pasar Gubah Palembang

Pelatihan madu di PT Tel
Pelatihan madu di PT Tel (IST)

Pelatihan budidaya lebah jenis kelulut/kelanceng (bahasa latinya Trigona) dilakukan karena prospek pasar yang sangat baik untuk pemasaran produksi madu dan juga dalam proses pembudidayaan jenis ini memiliki kemudahan diantaranya tidak memerlukan peralatan khusus, dan juga tidak perlu takut disengat.

Selain itu juga karena   mudah dalam pengembangan koloni, produktivitas propolis bisa lebih tinggi, tahan hama penyakit, serta dapat dipanen sepanjang waktu dan madu yang dihasilkan lebah trigona adalah madu super, karena kualitas madunya jauh diatas jenis lebah lainnya karena lebah kecil yang tidak memiliki sengat ini tidak hanya menghasilkan madu, tetapi juga propolis yang memiliki nilai ekonomi cukup tinggi. 

Tim CSR PT TEL yang diwakili oleh kepala divisi Pemberdayaan Masyarakat (Community Development), Bapak Suparno, dalam sambutannya saat pembukaan pelatihan mengatakan bahwa sebagai bagian dari program CSR, perusahaan selalu melirik peluang-peluang yang berpotensi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Desa Baturaja Baru Empatlawang Langganan Banjir Tiap Tahun hingga Rendam Sawah Warga

Tak Ada Ruko, Pilih Jualan Kemplang di Mobil, Bisa Kumpulkan Omzet Ratusan Ribu per Hari

Gubernur Sumsel Herman Deru Ingin Cluster Sekolah Diterapkan Pada Tahun Ajaran Baru

“Kami berharap  peserta pelatihan dapat menularkan ilmu yang sudah didapatkannya kepada warga lainnya,"

Untuk menggelar pelatihan ini, tim CSR PT TEL menggandeng  BP3 kecamatan Rambang Dangku, KTH “Puspa Sari” dan KPH Dinas Pertanian Sumatera Selatan sebagai nara sumber. Adalah Bpk. Beni Rahmat, S.Hut (KPH Dinas Kehutanan Provinsi Sumsel) selaku penyuluh dan instruktur pelatihan menyatakan bahwa bibit lebah mudah beradaptasi dilingkungan untuk diternakkan dan dari satu kotak bisa dikembangkan dan dipindahkan menjadi beberapa kotak kata. 

Bibit trigona bisa berasal dari lingkungan disekitar tempat tinggal. Koloninya bisa bersarang di dahan, batang pohon, celah bebatuan, atau tanah di hutan-hutan atau bahkan ditempat yang tidak diduga-duga, misal celah di tiang listrik atau pojokan rumah tua.

Pelatihan madu di PT Tel
Pelatihan madu di PT Tel (IST)

Pengakuan Jufriyanto, Tak Terbebani Meski Gantikan Dikri di Posisi Kiper Sriwijaya FC

Sriwijaya FC Tak Hanya Bermodalkan Semangat Hadapi Madura United Meski Mayoritas Pemain Muda

Tak Terima Diikuti SPG Saat Berbelanja, Wanita Ini Pukuli SPG hingga Memar

Pelatihan yang digelar selama 2 hari penuh ini (11-12 Februari 2019) yang dipusatkan di desa Semaja Makmur kecamatan Gunung Megang, PT TEL tidak hanya menggelar pelatihan, namun juga memberikan bantuan perlengkapan usaha budidaya lebah seperti kotak koloni tawon dan peralatan lainya yang dibutuhkan untuk pengembangan budidaya lebah. Pelatihan juga dihadiri oleh ketua KTH “Puspa Sari Muara enim, Bpk. Suryadin. 

Editor: Siti Olisa
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved