SFC Update

Pasca Ditinggal 4 Pemain Senior, Om Har Terapkan Taktik Ini di Lini Belakang yang Dianggap Krusial

Mundurnya empat pemain senior Sriwijaya FC benar-benar bikin pusing Hartono Ruslan. Pasalnya, mereka menjadi kehilangan

Pasca Ditinggal 4 Pemain Senior, Om Har Terapkan Taktik Ini di Lini Belakang yang Dianggap Krusial
SRIPOKU.COM/RESHA
Pelatih Sriwijaya FC Hartono Ruslan saat memberikan keterangan pers, Selasa (29/1/2019) sebelum laga kontra Sriwijaya FC yang akan digelar Rabu (29/1/2019). 

Laporan Wartawan Sripoku.com , Resha

SRIPOKU.COM, PALEMBANG –-- Mundurnya empat pemain senior Sriwijaya FC benar-benar bikin pusing Hartono Ruslan. Pasalnya, mereka menjadi kehilangan kekuatan di beberapa lini.

Meskipun mereka masih memiliki stok yang cukup untuk menyusun line-up di laga kontra Madura United di perebutan tiket 8 besar, Minggu (17/2/2019) nanti, namun mereka tidak memiliki pemain senior untuk memberi arahan kepada pemain yang mayoritasnya masih berusia muda. Yang paling krusial, di lini belakang.

Hengkangnya Bobby Satria yang berposisi sebagai stopper dan Dikri Yusron di posisi kiper, memberikan andil ambruknya lini belakang Laskar Wong Kito saat ini.

Modus Penggelapan, Petugas Leasing Palsu Eksekusi Motor Penunggak, Pria di Palembang Ini Jadi Korban

Pasangan Nikah yang Belum Kantongi Buku Nikah, Pemprov Sumsel Luncurkan Program Isbat Nikah Terpadu

Pelatih Sriwijaya FC Masih Berharap Ambrizal dan Wijay Bisa Bergabung Hadapi Madura United

Sebabnya, mereka pemain senior dan cukup punya pengalaman, sehingga setidaknya bisa memberi arahan dan motivasi di lini tersebut.

“Paling krusial lini belakang, sekarang muda-muda semua. Karena kemarin di belakang ada Bobby, bisa bimbing dan jadi leadernya di sana. Tapi sekarang anak muda semua,” ujar Pelatih Sriwijaya FC Hartono Ruslan saat dikonfirmasi Rabu (13/2/2019).

Kepergian Bobby dan 3 personel lainnya yakni Dikri Yusron (Kiper), TA Musafri (Striker/Gelandang) dan Ahmad Faris (Pemain Belakang) memang tak bisa dibendung lagi.

Penyebab Kematian Balita di Palembang Masih Misteri, Polisi Akui Keluarga Tak Kooperatif

Pertemuan Kapolresta Palembang dan Ketua DPRD Palembang, Beragam Hal Ini yang Jadi Topik Pembicaraan

HIPMI Sumsel Harap Bank Alokasikan 40 % Kredit Wirausaha Muda, Dorong Percepatan RUU Pansus

Namun setidaknya, pelatih yang akrab disapa Om Har ini memiliki rencana lain agar lini belakang tidak keropos  betul saat menghadapi Laskar Sappeh Kerab, julukan Madura United, di Satdion Ratu Pamelingan nanti.

“Ada Rahmad Zuliandri, bisa sama Andes Adinata. Kemudian ada Berry Rahmada, Deni juga. Tinggal lagi, siapa yang siap nanti,” urainya.

Sementara untuk penajga gawang, masih ada Jufriyanto yang merupakan eks-tim PON Sumsel yang berlaga di PON Jabar 2016 lalu. Sebelumnya ia didapuk menjadi pelapis Dikri Yusron Afafa, dipanggil untuk memperkuat tim Sriwijaya FC di turnamen Piala Indonesia 2018 ini.

Kader Partai Demokrat di Sumsel Gelar Doa Bersama, Doakan Kesehatan Ibu Ani Yudhoyono

Ibu Muda Asal Kertapati Ini Kebingungan, Akun Instagramnya Dibajak dan Pelaku Meminta Uang Tebusan

Jadwal Lengkap Pertandingan Persija Jakarta dan PSM Makassar di Piala AFC 2019

Praktis, di skema taktik Hartono pasca ditinggal Dikri ia pun didapuk untuk menjadi kiper selanjutnya untuk menghadapi leg pertama babak 16 besar tersebut. Mereka juga memanggil Vasco Marcho Bonaparte yang merupakan kiper Sriwijaya FC U-19.

“Vasco memang belum terdaftar, kita suruh latihan saja. Kita kan pemain tinggal berapa, jadi kita minta bantuan agar bisa latihan taktik,” jelasnya.

===

Penulis: RM. Resha A.U
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved