Berita Palembang

Mengakui Terdesak & Ingin Memberikan Jajan Untuk Anaknya, Pria Ini Nekat Bobol Rumah Kontrakan

Lantaran kasihan melihat anaknya menangis meminta uang jajan, Mualana alias Alan (32), warga 26 Ilir Kecamatan IB I, Palembang

Mengakui Terdesak & Ingin Memberikan Jajan Untuk Anaknya, Pria Ini Nekat Bobol Rumah Kontrakan
SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Mualana alias Alan (32), pelaku bobol rumah, ketika diamankan unit ranmor Polresta Palembang, kemarin. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Andi Wijaya

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Lantaran kasihan melihat anaknya menangis meminta uang jajan, Mualana alias Alan (32), warga 26 Ilir Kecamatan IB I, Palembang, nekat melakukan aksi pencurian dengan cara membobol rumah kontrakan.

Namun karena ulahnya Alan pun harus beberurusan dengan petugas Ranmor Polresta Palembang, Senin (11/2), sore.

Dimana, Alan ditangkap petugas Ranmor berawal dari laporan korbannya, yang melaporkan kejadian bobol rumah di kontrakannya.

BERITA ORANG HILANG : Ijusnahati Pulanglah, Keluarga di Rumah Sangat Khawatir

864 Lulusan Terima Ijazah, Herman Deru : Keberadaan Universitas Terbuka (UT) Palembang Sudah Teruji

Peringati Hari Pers Nasional 2019, Astra Motor Sumsel Hadirkan Mobil Servis Kunjung di Graha Tribun

Dari laporan tersebut petugas ranmor langsung melakukan penyelidikan.

Alhasil setelah mengetahui keberadan pelaku, Alan pun berhasil diringkus saat sedang berada di rumahnya.

Guna mempertanggungjawabkan ulahnya, Alan langsung digiring ke Polresta Palembang.

7 Cara Mudah Atasi Pesan WhatsApp Pending atau tidak Terkirim, Hati-hati Bisa Jadi Anda Diblokir!

Kini Sukses & Terkenal, 4 Artis Ini Ternyata Sempat Hidup Susah, Anak Pemulung Hingga Jualan Koran

7 Cara Mudah Atasi Pesan WhatsApp Pending atau tidak Terkirim, Hati-hati Bisa Jadi Anda Diblokir!

"Benar pelaku ditangkap atas laporan korban, yang melaporkan rumah kontraknnya dibobol pelaku. Setelah dilakukan penyelidikan dan mengetahui pelakunya, Alan langsung kita bekuk," ungkap Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara, Selasa (12/2).

Lanjut Yon, ketika pelaku Alan melakukan aksinya keadaan rumah sedang kosong.

Dari pengakuan ia masuk melakukan jendela dan merusaknya dengan obeng. "Nah setelah berhasil masuk ke dalam, Alan pun langsung mengambil 1 buah Kipas Angin, 1 unit HP dan celengan berisikan uang Rp
60 ribu," bebernya.

Atas ulahnya pelaku diancam pasal 363 KUHP, dengan ancaman kurungan penjara 5 tahun.

Penemuan Sesosok Mayat di Samping Masjid Raya Kelurahan Pasar Baru, Kota Lahat, Bikin Gempar Warga

Bikers Camp dan Management Club Honda Community, Ajang Kekompakan Bikers AHMP

Ternyata Hal Ini yang Dilakukan Sang Pilot, Cerita Pesawat Lion Air JT-507 di Semarang Gagal Terbang

Sedangkan, Alan mengaku nekat melakukan aksi pencurian ini, lantaran tak tega dengan anak selalu menangis meminta uang jajan.

"Saya tidak tega pak dengan anak saya. Selalu menangis minta uang jajan. Jadi malam ini saya keluar dan kerumah temah saya. Dekat rumah teman sayalah kontrak itu saya bobol dengan bobol dengan merusak jendela," katanya.

Ketika ditanya barang curian dijualnya dimana, Lanjut Alan, untuk kipas angin dipakai sendiri untuk dirumah.

"Sedangkan HP Nokia senter dijual seharga Rp 50 ribu dipasar 16 ilir, dan uang sudah habis untuk
kebutuhan kami sehari-hari," kata pria yang keseharian sebagai tukang tampal ban.

Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved