Berita Palembang

Malam Sebelum Linda Ditemukan Tewas Ketua RT Sempat Dengar Teriakan & Sempat Bertanya ke Ayah Korban

Namun karena kondisi sudah malam dan Syarif tak mendengar teriakan tersebut, dirinya lalu tidak jadi mengecek.

Malam Sebelum Linda Ditemukan Tewas Ketua RT Sempat Dengar Teriakan & Sempat Bertanya ke Ayah Korban
SRIPOKU.COM/RANGGA ERFIZAL
Korban Linda dan suami semasa hidup. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Rangga Erfizal

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Tidak ada yang menyangka jika Febrianto alias Ebit (38) dan Linda Fitria (38) harus tewas mengenaskan.

Di mata tetangga, kedua pasangan suami istri tersebut sangat baik dengan para tetangga dan lingkungan sekitar tempat tinggalnya.

Menurut Marni (50) tetangga korban, kejadian meninggalnya Linda dan Febri sangat mengejutkan karena, keduanya dikenal sangat baik di lingkungan.

Pasca Divisum, Cara Pembunuhan Istri Oleh Suami Sendiri di Palembang Terungkap

Makan Malam Romantis di Exelton Hotel Palembang, Ada Menu Japanesse & Western

Dinilai Sudah Layak, Herman Deru: Bandara Silampari Siap Diresmikan Presiden

"Sangat terkejut, karena yang kami tau korban orangnya baik, sama tetangga juga suka bergaul, gak ada yang aneh selama ini," jelasnya saat ditemui di rumah duka, Minggu (10/2).

Diketahui, sehari-hari Febri berdagang pempek panggang di depan komplek Kemang Manis. Namun, akhir-akhir ini dirinya berhenti berjualan pempek panggang. Dirinya lebih memilih menjadi pengemudi ojek untuk mencari nafkah.

"Dia udah gak jual pempek panggang lagi, sudah lumayan lama. Tapi narik ojek, suka nganter. Sudah gak ada kerja lain lagi," ujar Ibu korban Mubinah (60).

Dukung Jokowi-Maruf Amin, Setgab LSM Sumsel Gelar Deklarasi Damai Tentang Berita Hoax Isu SARA & HS

Sedang Memuat Sawit Hasil Curian, Karyawan PT Lonsum Ditangkap

Palembang Triathlon 2019, Jauhari Johan Berhasil Kalahkan ratusan Atlet Dari 8 Negara

Sementara, saksi Suhaimi (61) yang merupakan ketua RW setempat sempat mendengar jeritan sekitar pukul 20.30 WIB.

Dirinya pun sempat bertanya kepada M Syarif (60) orangtua korban mengenai teriakan tersebut.

Namun karena kondisi sudah malam dan Syarif tak mendengar teriakan tersebut, dirinya lalu tidak jadi mengecek.

Angin Puting Beliung di Tanjung Beringin Empatlawang, Atap Rumah Melayang & Tenda Hajatan Roboh

Penggerebekan Pengedar Narkoba di OI, Pelaku Simpan Sabu di Botol Plastik, Simpan 15 Paket Sabu

Pasangan Pengantin di Lubuklinggau Ini Terpaksa Melakukan Prosesi Akad Nikah di Ruang Tahanan

"Saya pikir teriakan biasa jadi kami tidak mengecek lagi. Karena memang posisinya tidak ada yang mencurigakan," ujar Suhaimi.

Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved