Berita Banyuasin

Terminal Lubuk Lancang Terbengkalai, PAD Kabupaten Banyuasin Berkurang

Bahkan sejak dua tahun terakhir ini terminal tersebut dihentikan beroperasi, sehingga tidak menghasilkan sepeserpun pendapatan retribusi yang bisa

Terminal Lubuk Lancang Terbengkalai, PAD Kabupaten Banyuasin Berkurang
SRIPOKU.COM/ALAN NOPRIANSYAH
Terminal Tipe C di Desa Lubuk Lancang Kecamatan Suak Kabupaten Banyuasin, Kamis (7/2/2019). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Alan Nopriansyah

SRIPOKU.COM, BANYUASIN - Upaya Pemkab Banyuasin untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan cara membangun terminal Tipe C di Desa Lubuk Lancang Kecamatan Suak Tapeh belum sesuai harapan.

Bahkan sejak dua tahun terakhir ini terminal tersebut dihentikan beroperasi, sehingga tidak menghasilkan sepeserpun pendapatan retribusi yang bisa disumbangkan untuk PAD Banyuasin.

Pantauan dilapangan, Rabu (7/2/2019), bangunan yang dibiaya APBD Banyuasin milyaran rupiah itu sayangnya tidak terawat dengan baik.

Air PDAM Sering tak Mengalir Hampir Satu Bulan Lamanya, Sebagian Warga Pagaralam Merasa Resah

Sumsel Terget 900 Ribu Pekerja Dicover BPJS Ketenagakerjaan, HD Nominator Anugerah Paritrana Award

BREAKING NEWS : Lowongan CPNS 2019 Belum Pasti Dibuka, Berikut Penjelasan BKN

Masyarakat disekitar pun, meminta kepada dinas terkait untuk dibersihkan.

Kepala Dinas Perhubungan Banyuasin Supriadi mengakui sudah dua tahun ini terminal tipe C itu dihentikan beroperasi karena dua bus yang diperuntukan sebagai transportasi angkutan umum sudah ditarik pihak Damri.

"Jadi, sementara ini terminal tersebut kita stop dulu karena 2 bus Damri yang disediakan dengan rute Lubuk Lancang-Pulau Rimau tidak beroperasi lagi,"kata Kadishub.

Menurutnya Bus Damri tidak beroperasi, dijelaskan Supriadi karena jalan poros Pulau Rimau rusak parah akibat sering dilalui mobil angkutan berat milik perusahaan.

Aiptu Erwin Alias Wen Nago, Polisi Menyamar Jadi Ibu-ibu untuk Tangkap Copet di Pasar 16 Ilir

Petani di Ogan Ilir Ini Kepergok Simpan Narkoba Sabu-sabu Seharga Rp26 Juta, Berikut Kronologisnya

Hutan Bakau di Pantai Timur OKI yang Disenangi Kepiting Bakau Perlu Pelestarian, Berikut Faktornya

"Jalan itu pernah kita portal agar kendaraan angkutan tidak bebas. Tapi, percuma saja portalnya sudah dipatahkan oleh oknum,"bebernya.

Dia menyebut kalaupun beroperasi PADnya masih kecil, sama halnya juga dengan retribusi dari jasa mobil derek.

"Hanya, PAD yang cukup lumayan bersumber dari Dermaga dan Parkir,"bebernya.

Lantik Puluhan Pejabat, Kholid Minta Pejabat untuk Mencontoh Kinerja Kades di Kecamatan Cempaka

Tren Make-up 2019 Flawless Make-up ala Winda Yunia, Tetap Tampil Sehat dan Natural

KPU Kota Palembang Klaim tak Ada TPS Rawan dari Jumlah Total 4.805 TPS

Berbeda dengan terminal Tipe A Betung bukan lagi kewenangan dari pada Dishub Banyuasin melainkan Kementriaan Perhubungan.

Hal ini berdampak terhadap hilangnya PAD Banyuasin.

"Dulu aset itu punya kita, tapi sekarang sudah dilimpahkan ke Kemenhub, termasuk 25 PNS dan 11 honorer,"pungkasnya.

====

Tonton Video Terbaru di Youtube SripokuTV! Dont Forget Like, Comment, Subscribe and Share!
Penulis: Alan Nopriansyah
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved