Gatot S Dewa Broto Kembali Diperiksa Satgas Antimafia Bola Terkait Kasus Dugaan Pengaturan Skor

Gatot S Dewa Broto belum mengetahui apakah ia akan dipanggil lagi oleh Satgas Antimafia Bola untuk memberikan keterangan atau tidak.

Gatot S Dewa Broto Kembali Diperiksa Satgas Antimafia Bola Terkait Kasus Dugaan Pengaturan Skor
MUHAMMAD ROBBANI/BOLASPORT.COM
Sesmenpora Gatot S Dewa Broto mengungkapkan bahwa kemenpora tak akan mengganggu proses hukum yang berlaku. 

SRIPOKU.COM-- Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga ( Sesmenpora), Gatot S Dewa Broto, kembali dimintai keterangan oleh Satgas Antimafia Bola.

Gatot dimintai keterangan di Gedung Oumbusmand, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (7/2/2019). Ia diperiksa sejak pukul 09.00 WIB sampai pukul 14.00 WIB dalam suasana yang kondusif.

Gatot mengatakan pemeriksaan kali kedua ini berkaitan dengan kasus dugaan pengaturan skor pada pertandingan PSS Sleman melawan Madura FC di Liga 2 2018.

Kali ini, Gatot mengaku mendapatkan lebih banyak pertanyaan ketimbang dalam pemeriksaan sebelumnya.

Satgas Antimafia Bola mengajukan pertanyaan dari pengembangan hasil pemeriksaan Gatot sebelumnya, yakni pada 26 Desember 2018 lalu.

5 Cara Menyembuhkan Luka Dengan Cepat Dengan Menggunakan Teknik Alami ini

Sriwijaya FC Lolos ke Babak 16 Besar Piala Indonesia Usai Bermain Imbang Lawan PS Keluarga USU

DAUN TALAS, Ini 9 Manfaatnya Untuk Kesehatan dan Cara Mengolahnya yang Benar Agar Berkhasiat

Gatot S Dewa Broto.
Gatot S Dewa Broto. (Dok. Tribunnews)

Gatot ditanya tentang Hidayat selaku anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI yang sudah mundur pasca-kasus dugaan pengaturan skor dalam laga PSS Sleman melawan Madura FC di Liga 2 2018.

"Saya sampaikan bahwa saya tidak kenal dengan Hidayat yang merupakan anggota Exco PSSI yang mundur," kata Gatot S Dewa Broto, seperti dilansir BolaSport.com.

Satgas Antimafia Bola juga menanyakan apakah Gatot mengenal manajer Madura FC, Yanuar. Dia pun mengaku hanya mengenal Yanuar melalui acara talkshow Mata Najwa.

Gatot S Dewa Broto melanjutkan ia juga ditanyakan lebih detail tentang mekanisme administrasi dan hubungan kerja Kemenpora dengan PSSI, BOPI dengan PSSI, Kemenpora dengan KONI, serta KONI dengan PSSI.

Pertanyaan itu ditanyakan karena untuk melihat sejauh mana kasus pengaturan skor yang saat ini sedang terjadi di persepakbolaan Indonesia.

Halaman
12
Editor: ewis herwis
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved