Berita Lahat

Setelah Sempat Buron, Terpidana Kasus Money Politic Pilkada Lahat Ini Ditangkap Kejari

Syahril dinyatakan terbukti dan bersalah membagikan sejumlah uang dan meminta warga untuk memilih salah satu calon Pilkada Lahat.

Setelah Sempat Buron, Terpidana Kasus Money Politic Pilkada Lahat Ini Ditangkap Kejari
SRIPOKU.COM/EHDI AMIN
Pihak Kejaksaan Negeri Lahat saat berhasil mengamankan Syahril Effendi. Tersangka money politik di Pilkada Lahat. 

Laporan wartawan sripoku.com, Ehdi Amin

SRIPOKU.COM, LAHAT -Kejaksaan Negeri Lahat, akhirnya berhasil menangkap Syahril Efendi, warga Desa Sukajadi Kecamatan Pseksu, Kabupaten Lahat, sekitar pukul 16.00 WIB, Rabu (6/2). Syahril yang sempat buron ini divonis bersalah atas kasus money politik pada Pilkada Lahat, Juni 2018 yang lalu.

"Ya hari ini kita amankan di kediamanya. Pelaku ini sempat buron. Nah atas informasi warga pelaku berada di desa makanya tim langsung bergerak,"tegas Kejari Lahat Jaka Suparna SH MH melalui Kasi Intel Bani Ginting SH didampingi Kasi Pidum Variska AK, Rabu (6/2).

Lebih lanjut diterangkan Bani, sebelum diserahkan ke Lapas Klas IIA Lahat, Syahril Efendi dibawa RS DKT Lahat untuk dilakukan pemeriksaan kesehatannya.

Setelah dinyatakan sehat, terhukum diserahkan ke Lapas Klas IIA untuk menjalani hukumannya.

Rumah Panggung dan Motor Smash Terbakar di Kecamatan Ujan Mas Muaraenim

Modus Minta Diantar Pulang, Hasan Tewas Ditikam. Pelaku Diduga Residivis Kasus Pembunuhan

Piutang Subsidi Pupuk PT Pusri Capai Rp 3,2 Triliun. Berharap Dibayar untuk Tingkatkan Produksi

Diungkapkan Bani, Syahril Efendi terjerat kasus Money Politic pada Pilkada Lahat yang digelar 27 Juni 2018 silam. Syahril dinyatakan terbukti dan bersalah secara meyakinkan majelis sidang di PN Lahat, karena telah membagikan sejumlah uang kepada warga dan meminta agar warga memilih salah satu Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Lahat 2018-2023.

"Pelaku sudah divonis PN Lahat dengan pidana kurungan 36 Bulan. Namun, melalui Kuasa Hukumnya mengajukan banding ke tingkat Pengadilan Tinggi Palembang. Pengadilan Tinggi Palembang pun tidak mengubah hasil putusan sidang di PN Lahat. Yakni hukuman 3 tahun kurungan,"jelasnya.

Setelah proses hukumnya incrach dari Pengadilan Tinggi Palembang, Seksi Pidana Umum bersama pihak Intelegen Kejari Lahat serta pihak terkait lainnnya, langsung melakukan pemanggilan terhadap terdakwa Syahril.

Sayangnya, setelah dilakukan beberapa kali pemanggilan terdakwa tidak memenuhi panggilan tersebut.

"Sudah tiga kali panggilan, tapi terdakwa tidak datang. Rencana akan lakukan pemanggilan lagi sekaligus mengeksekusinya, tapi yang bersangkutan kabur,"ujarnya. 

====

Tonton Video Terbaru di Youtube SripokuTV! Dont Forget Like, Comment, Subscribe and Share!
Penulis: Ehdi Amin
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved