Berita Muaraenim

Kakek Renta Tewas Terpental Tujuh Meter Diserempet KA Babaranjang, Tak Hiraukan Teriakan Petugas

Diduga mengalami gangguan jiwa, seorang kakek-kakek tidak dikenal (MR X), terpental tujuh meter setelah tubuhnya diserempet KA

Kakek Renta Tewas Terpental Tujuh Meter Diserempet KA Babaranjang, Tak Hiraukan Teriakan Petugas
SRIPOKU.COM/ARDANI ZUHRI
Diduga mengalami gangguan jiwa, seorang kakek-kakek tidak dikenal (MR X), terpental tujuh meter setelah tubuhnya diserempet KA Babaranjang bermuatan batubara di perlintasan Rel Kereta Api Bantaian KM 372 + 1/2 di Desa Gunung Megang Dalam, Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten Muaraenim, Rabu (6/2). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Ardani Zuhri

SRIPOKU.COM, MUARAENIM --- Diduga mengalami gangguan jiwa, seorang kakek-kakek tidak dikenal (MR X), terpental tujuh meter setelah tubuhnya diserempet KA Babaranjang bermuatan batubara di perlintasan Rel Kereta Api Bantaian KM 372 + 1/2 di Desa Gunung Megang Dalam, Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten Muaraenim, Rabu (6/2/2019).

Dari informasi yang dihimpun di lapangan, kecelakaan tersebut bermula ketika Kereta Api Babaranjang yang dimasinisi oleh Merwansyah (38) bersama asisten masinis Faisil (38) datang dari arah stasiun Tanjungenim Baru tujuan ke Kertapati Palembang.

Menpar Setujui Tour De Ranau 2019 Jadi Event Tahunan Nasional

Modus Minta Diantar Pulang, Hasan Tewas Ditikam. Pelaku Diduga Residivis Kasus Pembunuhan

Tak Hanya Rayakan Imlek, Bagi Angpao di SDK Frater Xaverius 2 Palembang Edukasi Saling Menghargai

Ketika kereta api tiba di perlintasan rel Kereta Api Bantaian KM 372 + 1/2 antara Stasiun Penanggiran - Stasiun Gunung Megang tepatnya di Dusun VII, Desa Gunung Megang Dalam, Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten Muaraenim, petugas keamanan PT KAI melihat korban menyeberangi rel perlintasan tanpa melihat kanan dan kiri.

Lalu tidak lama kemudian datang kereta api babaranjang bermuatan batubara tujuan kertapati Palembang.

Piutang Subsidi Pupuk PT Pusri Capai Rp 3,2 Triliun. Berharap Dibayar untuk Tingkatkan Produksi

Piutang Subsidi Pupuk PT Pusri Capai Rp 3,2 Triliun. Berharap Dibayar untuk Tingkatkan Produksi

Wawako Pagaralam Minta Pendaki Taat SOP saat Muncak di Gunung Api Dempo

Melihat ada bahaya menimpa korban, para petugas PT KAI berupaya menyelamatkan korban dengan berteriak memanggil korban, tetapi sepertinya ia tidak mendengar sehingga kereta api menyenggol dan menyerempet korban hingga korban terpental sejauh tujuh meter dipinggiran rel KA.

Mengetahui kejadian petugas PT KAImenghubungi Polsek Gunung Megang memberitahukan kejadian tersebut dan tidak lama kemudian anggota Polsek Gunung Megang bersama Ambulance Puskesmas Gunung Megang tiba di tempat kejadian dan korban langsung dibawah Puskesmas Gunung Megang untuk divisum.

Beredar Tulisan Tangan Habib Bahar bin Smith dari Balik Jeruji, Tulis Penjara Adalah Surga Baginya

Dengan Mesin Jahit Ini, Perajin Purun di OKI akan Mampu Membuat Aneka Produk Kerajinan

Penangkapan Dramatis Pengedar Narkoba di Prabumulih, Sempat Bergulat hingga Rebut Senjata Polisi

Kapolres Muaraenim AKBP Afner Juwono melalui Humas Polres Muaraenim Iptu Ade, korban diduga mengalami gangguan jiwa, karena warga pernah melihat korban seperti orang gila semasa hidupnya.

Akibat kecelakaan tersebut korban mengalami luka robek di kepala sehingga meninggal dunia ditempat.

Korban karena tidak dikenal akan dimakamkan dikebumikan di TPU Desa Gunung Megang Dalam.

====

Tonton Video Terbaru di Youtube SripokuTV! Dont Forget Like, Comment, Subscribe and Share!
Penulis: Ardani Zuhri
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved