Donald Trump Berpendapat AS Perang dengan Korut jika Tidak Terpilih Jadi Presiden

Dalam pidato kenegaraan atau State of Union, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkap rencananya bertemu dengan Pemimpin Korea Utara Kim Jong

Donald Trump Berpendapat AS Perang dengan Korut jika Tidak Terpilih Jadi Presiden
Internet
Donald Trump dan Kim Jong Un. 

WASHINGTON DC — Dalam pidato kenegaraan atau State of Union, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkap rencananya bertemu dengan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un.

Diwartakan The Politico, Trump mengatakan, pertemuan kali kedua dengan Kim akan berlangsung selama dua hari di Vietnam pada 27-28 Februari 2019.

Di sisi lain, pria berusia 72 tahun itu juga menyombongkan diri atas upayanya yang berhasil bertemu Kim.

"Jika saya tidak terpilih sebagai Presiden AS, menurut pendapat saya, kita saat ini berada dalam perang besar dengan Korea Utara yang berpotensi membunuh jutaan orang," katanya, Selasa (5/2/2019) malam waktu setempat.

Sebagai informasi, Vietnam merupakan salah satu dari sedikit negara yang memiliki hubungan baik dengan Korea Utara.

Hubungan diplomatik kedua negara tersebut dimulai sejak 1950 saat Korut mengirim personel angkatan udara selama Perang Vietnam.

Sementara itu, Trump dan Kim pernah bertemu di Singapura pada Juni 2018. Di sana, mereka sepakat soal kerangka kerja untuk negosiasi ke depan.

Kesepakatan tersebut termasuk Korea Utara akan mulai bekerja untuk menuju langkah denuklirisasi penuh.

Namun, sejak saat itu, berbagai laporan dan pejabat intelijen mengklaim Korut terus memperkuat senjata nuklirnya secara diam-diam.

Bahkan yang terbaru, laporan panel ahli PBB menyebutkan negara tersebut masih mengembangkan nuklir dan rudal balistik dengan memanfaatkan bandara dan fasilitas lainnya.

Halaman
12
Editor: Bejoroy
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved