Rentan Peredaran Narkoba, Kapolres Batasi Hiburan Orgen Tunggal

Setelah menelisik dari banyak kasus Narkoba di Ogan Ilir (OI), aparat Polres OI akhirnya membatasi jam tampil (show) hiburan musik Orgen Tunggal (OT)

Rentan Peredaran Narkoba, Kapolres Batasi Hiburan Orgen Tunggal
Internet
Ilustrasi. 

SRIPOKU.COM , INDRALAYA - Setelah menelisik dari banyak kasus Narkoba di Ogan Ilir (OI), aparat Polres OI akhirnya membatasi jam tampil (show) hiburan musik Orgen Tunggal (OT) hingga pukul 23.00. Lebih dari jam tersebut, hiburan akan dibubarkan secara paksa. Keputusan ini mendapat tentangan bagi pemilik dan pelaku hiburan OT di Indralaya.

Berita Lainnya:
Pemkab OKU Timur Batasi Hajatan yang Memakai Hiburan Orgen Tunggal Sampai Pukul 17.00 Sore
Upaya Berantas Peredaran Narkoba, Jangan Ada Lagi Orgen Tunggal Malam Hari

Sebelum keputusan diambil, terlebih dahulu jajaran Kepolisian Polres Ogan Ilir, menggelar kegiatan diskusi bersama tokoh masyarakat, tokoh agama, dan pengusaha hiburan Orgen Tunggal (OI). Kegiatan diskusi berlangsung pukul 09.00, Jumat (1/2) di Aula Serbaguna Mapolres OI yang dipimpin Kapolres OI AKBP Ghazali Ahmad SIK, MH.

Kegiatan diskusi yang berlangsung lebih dari dua jam tersebut, sempat diwarnai interupsi perbedaan pandangan antara penegak hukum dengan pengusaha hiburan orgen tunggal.

Pasalnya, pihak Kepolisian memberikan batas izin waktu operasional hiburan Orgen Tunggal sampai dengan pukul 23.00.

Mengingat apabila diteruskan hiburan Orgen Tunggal di atas pukul 23.00 diindikasikan merak peredaran dan penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang.

Kapolres OI AKBP Ghazali Ahmad SIK MH mengatakan, untuk mengatasi maraknya peredaran Narkoba di masyakat Ogan Ilir serta penyalahgunaan narkoba.

"Maka kita sosialisikan dengan pemilik Orgen tunggal di wilayah kabupaten OI, karena narkoba itu merusak generasi anak bangsa," kata Kapolres OI.

Dijelaskan Kapolres, orang yang mengkomsumsi narkoba kesadarannya akan hilang dan tidak tahu apa yang diperbuatnya, dan itu sangat merusak baik bagi dirinya sendiri dan juga sangat meresahkan dimata masyarakat. (cr7)

====

Tonton Video Terbaru di Youtube SripokuTV!
Dont Forget Like, Comment, Subscribe and Share!
Penulis: Beri Supriyadi
Editor: Bejoroy
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved