8 Hal yang Dianggap Tabu saat Hari Raya Imlek

Hari raya Imlek dirayakan dengan meriah oleh masyarakat Tionghoa. Uniknya saaat hari raya Imlek ada berbagai hal yang dianggap tabu untuk dilakukan, d

8 Hal yang Dianggap Tabu saat Hari Raya Imlek
aladyschamber.blogspot.co.id/Tribun Batam
Ilustrasi. 

SRIPOKU.COM , JAKARTA - Hari raya Imlek dirayakan dengan meriah oleh masyarakat Tionghoa. Uniknya saaat hari raya Imlek ada berbagai hal yang dianggap tabu untuk dilakukan, dibeli, atau bahkan dimakan.

Berita Lainnya:
Ke Mana Orang Indonesia Berlibur saat Hari Raya Imlek?
Benarkah Turun Hujan Saat Perayaan Tahun Baru Imlek Berkaitan dengan Hoki? Begini Penjelasannya

Kepercayaan akan hal tabu ini turun temurun dan dilakukan oleh generasi Tionghoa, meski sekalipun telah merantau jauh. Berikut ada enam hal yang dianggap tabu untuk dilakukan saat Imlek:

1. Makan Bubur

Bubur Telur. (Sajian Sedap)
Ilustrasi. (Sajian Sedap) (http://style.tribunnews.com/)

Dapat dipastikan sulit atau bahkan tidak ada bubur di meja makan orang Tionghoa saat merayakan Imlek. Bubur dianggap menghalangi rezeki dan mendatangkan kemiskinan. Jadi yang disantap biasanya selalu nasi padat.

2. Keramas

Awas Keliru, 5 Kebiasaan saat Keramas Ini Ternyata Bisa Merusak Rambut, Jangan Dianggap Sepele
Ilustrasi. (IST)

Mencuci rambut atau keramas juga dianggap tidak baik saat hari Imlek. Mencuci rambut diibaratkan menghapus atau mengurangi keberuntungan untuk sepanjang tahun berikutnya. Sama halnya jika potong rambut. Jadi biasanya keramas dilakukan hari sebelum Imlek.

3. Menyapu dan Buang Sampah

Dilarang Buang Sampah Sembarangan.
Ilustrasi. (https://www.tokopedia.com/)

Biasanya sebelum tengah malam, sehari jelang Imlek rumah orang Tionghoa sudah bersih dan rapi. Sebab ada kepercayaan jika menyapu lantas membuang sampahnya pada hari pertama Imlek dapat membuat kesialan di rumah tersebut.

Halaman
12
Editor: Bejoroy
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved