Via Tol Palembang-Lampung 4 Jam, Pangkas Jarak 48 Kilometer

Jalan Tol Trans Sumatera, ruas Palembang-Lampung diperkirakan Juni 2019 atau Idul Fitri 2019 sudah bisa digunakan. Tol tersebut memangkas waktu

Via Tol Palembang-Lampung 4 Jam, Pangkas Jarak 48 Kilometer
Dok.Humas Pemkab OKI
Ilustrasi - Proses pembangunan Jalan Tol Kayuagung Lampung proyek Tol Trans Sumatera untuk ruas Bakauheni-Kayuagung- Palembang sudah menunjukan perkembangan. 

SRIPOKU.COM , PALEMBANG - Jalan Tol Trans Sumatera, ruas Palembang-Lampung diperkirakan Juni 2019 atau Idul Fitri 2019 sudah bisa digunakan. Tol tersebut memangkas waktu perjalanan Palembang-Lampung dari 7 jam menjadi 4 jam.

Berita Lainnya:
Kapan Tol Palembang-Lampung Dibuka?
Tol Palembang-Lampung Ditenggat April Sudah Fungsional

Bahkan sebelumnya, jalan tol tersebut sudah diminta Presiden RI Joko Widodo untuk diselesaikan lebih cepat dua bulan dari target yang ditetapkan, yakni April 2019.

"Targetnya Juni 2019. Tapi Presiden sudah minta jika ruas tol ini dipercepat dua bulan hingga bisa digunakan April 2019," kata Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) V Kiagus Syaiful Anwar, Senin (28/1).

Ia menjelaskan, ada dua ruas jalan tol yang nantinya bakal terintegrasi. Yakni ruas tol Bakauheni-Terbanggi Besar dan Pematang Panggang-Kayu Agung-Palembang.

Syaiful menjelaskan, kehadiran Tol Trans Sumatera bisa memangkas jarak perjalanan hingga 48 kilometer. Jika dari sisi waktu, maka waktu tempuh Palembang-Lampung yang semula 7 jam sampai 8 jam bisa menjadi 4 sampai 5 jam.

"Tol ini akan memangkas waktu tempuh antara dua wilayah Palembang-Lampung," tegasnya. Kepastian integrasi jalan tol Palembang-Lampung juga disampaikan PT Hutama Karya (Persero) selaku pemrakarsa proyek Trans Sumatra. Manager Proyek PT HK (Persero), Hasan Turcahyo mengatakan, pihaknya tengah merampungkan konstruksi ruas Pematang Panggang-Kayuagung sepanjang 85 kilometer.

Hasan membeberkan, total panjang jalan tol Trans Sumatra mencapai 810 km mulai dari Pematang Panggang-Kayuagung, Kayu Agung-Palembang-Betung, Tempino-Jambi dan Palembang-Indralaya. Kemudian dari Indralaya, jalan tol berlanjut ke Indralaya-Muaraenim, Muaraenim-Lubuklinggau dan menuju Lubuklinggau-Bengkulu.

"Targetnya ruas tersebut selesai Juni sehingga bisa langsung tersambung dengan ruas tol di Lampung," ujar Hasan.

Selain itu, ada juga ruas Palembang-Tanjung Api Api yang masuk dalam Trans Sumatera. Tetapi pihaknya hanya menggarap 698 km ruas tol Trans Sumatera di Sumsel."Sisanya 112 km digarap oleh PT Sriwijaya Makmur Persada," terangnya.

Sementara Pimpinan Proyek Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang, Bambang Eko menambahkan, untuk progres konstruksi ruas jalan tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang yang memiliki panjang 112,185 km dan lebar 11,70 meter tersebut kini sudah mencapai 89,063 persen. Sementara untuk target fungsional tol tersebut perkiraan pada April 2019 sudah dapat dilalui.

"Kalau di tol kami kemungkinan bulan April sudah dapat dilalui. Saat ini progres sudah mencapai 89,063 persen," kata Bambang. Sementara itu, untuk simpang susun di ruas tol tersebut sudah ada empat susun yang terbangun dengan progres pengerjaan mencapai 70 persen. Sama seperti ruas jalan tol lainnya, tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang akan dilengkapi dengan rest area sebanyak lima buah serta fasilitas lainnya.

Diakuinya, faktor cuaca masih menjadi momok dalam pembangunan jalan tol. Jika terkena banjir ketika hujan tiba, kiriman material terpaksa lambat datang.

"Untuk kendalanya di tol kami cuaca dan alam. Serta masih ada sedikit permasalahan lahan," jelasnya. (oca)

===

Tonton Video Terbaru di Youtube SripokuTV!
Dont Forget Like, Comment, Subscribe and Share!
Penulis: Odi Aria Saputra
Editor: Bejoroy
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved