Berita Palembang

Maret, Peraturan Driver Online Dikeluarkan, Ketua ODOL Sumsel: Kami Sangat Butuh Legalitas Itu

Kementerian Perhubungan menargetkan Peraturan Menteri (PM) terkait perlindungan keselamatan pengguna sepeda motor berbasis aplikasi online rampung

Maret, Peraturan Driver Online Dikeluarkan, Ketua ODOL Sumsel: Kami Sangat Butuh Legalitas Itu
SRIPOKU.COM/ODI ARIA SAPUTRA
Ketua Organisasi Driver Online (ODOL) Sumsel, Sandy Rusadi 

Maret, Peraturan Driver Online Dikeluarkan, Ketua ODOL Sumsel: Kami Sangat Butuh Legalitas Itu

Laporan wartawan Sripoku.com, Odi Aria Saputra

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Kementerian Perhubungan menargetkan Peraturan Menteri (PM) terkait perlindungan keselamatan pengguna sepeda motor berbasis aplikasi online rampung pada pekan ini, Senin (28/1/2019).

Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi mengatakan, pekan ini akan menggelar pertemuan dengan para pemangku kepentingan terkait untuk membahas final mengenai PM tersebut.

Direncanakan PM tersebut bakal mulai diterapkan pada Maret 2019.

Dalam aturan baru tersebut akan tersedia tiga poin yang diutamakan.

Ketiga poin itu mencakup suspend, tarif dan keselamatan.

Mengenai tarif, harus diseragamkan seperti halnya tarif dasar taksi online yang batas bawah Rp 3.500 dan tarif batas atasnya Rp 6.000.

Menanggapi hal itu, Ketua Organisasi Driver Online (ODOL) Sumsel, Sandy Rusadi mengaku pihaknya sangat menanti tentang peraturan untuk ojek online.

Dengan adanya PM tersebut para driver bakal lebih tenang bekerja karena telah mendapatkan legalitas.

"Peraturan ini sangat ditunggu-tunggu oleh para driver online di Sumsel. Kami sangat membutuhkan legalitas tersebut," ungkapnya.

Menurutnya, terkait adanya wacana tentang tarif bawah, atas, quota dan lain sebagainya yang bersifat kembali ke peraturan daerah masing-masing (pergub), sebgai Organisasi Driver Online pihaknya meminta kepada instansi terkait untuk merumuskan bersama berapa ideal tarif atas bawah dan quota itu ditetapkan.

"Besar harapan kami agar pihak aplikator juga melaksanakan peraturan menteri, terutama untuk tarif atas bawah. Agar tidak terjadi perang tarif antar aplikator sehingga ujung-ujunhnya yang dirugikan tetap driver," harap Sandy.

===

Tonton Video Terbaru di Youtube Sriwijaya Post!
Dont Forget Like, Comment, Subscribe and Share!
Penulis: Odi Aria Saputra
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved