News Video Sripo

Video Kunker Danlanal Palembang, Herman Deru Minta Dibuatkan Rambu Lalu Lintas di Perairan Sumsel

Dalam kunjungan tersebut, Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Letkol Laut (P) Saryanto didampingi Letkol Amrul Adriansyah (Palaksa Lanal P

Laporan wartawan Sripoku.com, Rahmad Zilhakim

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-- Bertempat di ruang rapat Griya Agung Palembang Gubernur Sumsel Herman Deru menerima kunjungan kerja Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Palembang, Jumat (25/1/2019.

Dalam kunjungan tersebut, Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Letkol Laut (P) Saryanto didampingi Letkol Amrul Adriansyah (Palaksa Lanal Palembang), Mayor Dono Istiarto (Pasops Lanal Palembang) dan Mayor Doli Iskandar (Dandenpomal Lanal Palembang).

Diawali dengan perkenalan, Letkol Laut (P) Saryanto pun menyampaikan maksud dan tujuan kunjungan kerja yang berkaitan dengan tugasnya dalam hal menjaga pengembangan daerah maritim lingkup Palembang dan Sumsel umumnya.

"Kami di sini sebagai orang bertugas mengurusi kemaritiman di Sumsel tentu sangat memerlukan koordinasi dengan pemerintahan Sumsel seperti apa nanti kedepannya demi terwujudnya area kemaritiman yang diharapkan" ungkap Saryanto.

= = =

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Sumsel Herman Deru sangat mengapresiasi terhadap kinerja yang dilakukan oleh Danlanal Palembang selama ini dalam hal pengembangan daerah kemaritiman.

"Kota Palembang salah satu provinsi yang cukup seksi permasalahan kemaritimannya, terutama menyangkut masalah keamanan berlalu lintas di laut dan juga faktor kesadaran masyarakat akan kebersihan daerah laut maupun sungai" Ujar Herman Deru.

Berkaitan dengan keamanan berlalu lintas di laut, orang nomor satu di Sumsel menilai cukup memprihatinkan bahkan dari segi faktor keselamatan, korban kecelakaan penumpang moda transportasi laut masih terbilang tinggi.

"Sebenarnya ada dua faktor utamanya yang menjadi penyebab tingkat kecelakaan di laut cukup tinggi, pertama
kurangnya pengetahun dan kesadaran masyarakat akan bahaya keselamatan di laut dan yang kedua apakah mungkin moda transportasi kita yang tidak aman?," beber Herman Deru.

Kedepan, Herman Deru mengajak semua unsur yang tergabung mengurusi masalah kemaritiman untuk bersinergi mencegah kecelakaan lalu lintas di laut, baik dari pihak TNI Angkatan Laut, Dinas Perhubungan dan juga Airud untuk duduk bersama mengkaji ulang bersama terkait permasalahan dan solusi yang didapat nantinya.

= = =

Kedepan, Herman Deru berharap pihak terkait akan membuat rambu-rambu lalu lintas di perairan Sumsel dan juga akan menindak tegas nakhoda atau joki yang tidak memiliki izin kemudi serta terus melakukan uji kelaian moda transportasi laut (KIR).

Terakhir dia pun mengingatkan kepada semua pihak agar terus menjaga kebersihan daerah aliran sungai.

"Saya harap tak ada lagi orang buang sampah di sepanjang aliran air sungai, karena sampah plastik, kayu dan juga balok secara langsung dapat membahayakan keselamatan moda transportasi laut misalnya balok dan sampah bisa menghalangi mesin ketek atau speed boat",kata Herman Deru.

Penulis: Rahmad Zilhakim
Editor: Igun Bagus Saputra
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved