Gubernur Sumsel HDMY

Menyoroti 100 Hari Kinerja Gubernur Sumsel

Tradisi mengevaluasi 100 hari kinerja para Pejabat Publik bisa dibilang sebuah tradisi baru setelah Reformasi

Menyoroti 100 Hari Kinerja Gubernur Sumsel
ist
Alip D. Pratama, SH., MH.

Menyoroti 100 Hari Kinerja Gubernur Sumsel
Oleh: Alip D. Pratama, SH., MH.

Direktur Eksekutif Center for Democracy and Civilization Studies, CDCS

Tradisi mengevaluasi 100 hari kinerja para Pejabat Publik pada dasarnya, bisa dibilang merupakan sebuah tradisi yang baru benar-benar marak setelah negara kita memasuki periode pasca reformasi.

Dengan semakin menggeliatnya kehidupan civil society, dan semakin terfasilitasinya elemen tersebut dalam berkontribusi aktif menyoroti setiap kinerja dan performa pejabat publik, maka kemudian tradisi mengevaluasi 100 hari kinerja pejabat publik menemukan relevansinya.

Sebagai lembaga kebijakan strategis yang berbasis di Sumatera Selatan (Sumsel), CDCS mencoba untuk berperan serta dalam menyoroti 100 hari kerja Herman Deru dan Mawardi Yahya (HDMY) sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih di Sumsel.

Tanggal 8 Januari 2019 yang lalu, menjadi titik penggenap telah berlangsung 100 hari kinerja Sang Gubernur dan Wakil Gubernur tersebut.

Dalam menyoroti kinerja mereka, CDCS menjadikan 9 program prioritas HDMY sebagai indikator dalam menilai 100 hari kinerja Sang pemimpin terpilih tersebut.

Sembilan (9) program prioritas tersebut, dipublikasikan secara masif oleh HDMY pasca pidato pelantikannya yang diselenggarakan di depan Tugu Monpera, Palembang.

Kepada publik dan komunitas pers, HDMY juga mengulangi bahwa selama 100 hari kerjanya, dia akan mengisinya dengan menjalankan 9 program prioritas yang diantaranya;

1. Mempercepat pembenahan infrastrukur, perbaiki jalan rusak, bangun akses jalan antar wilayah;

Halaman
1234
Editor: Salman Rasyidin
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved