Ujian Masuk SMAN 17 Palembang, Siswa Akui Soal Tes Sesulit Ikut Olimpiade

Wajah tegang dan serius begitu terlihat di ratusan siswa berseragam SMP dari berbagai sekolah yang memadati SMAN Plus 17 Palembang sejak pukul 06.30,

Ujian Masuk SMAN 17 Palembang, Siswa Akui Soal Tes Sesulit Ikut Olimpiade
SRIPOKU.COM/Yuliani
TES CBT - Para peserta PPDB SMAN Plus 17 Palembang saat mengikuti tes lewat CBT, Senin (21/1). 

SRIPOKU.COM , PALEMBANG - Wajah tegang dan serius begitu terlihat di ratusan siswa berseragam SMP dari berbagai sekolah yang memadati SMAN Plus 17 Palembang sejak pukul 06.30, Senin (21/1). siswa ini tengah berjuang untuk bisa lolos diterima masuk salah satu sekolah Cambridge tersebut.

Berita Lainnya:
Tiga Tim SMAN Plus 17 Palembang Ikuti Lomba INaSEC, Boyong 3 Medali Perunggu Sekaligus
Heboh Kepala SMAN Plus 17 Palembang Diancam Pisau dan Parang oleh Orang Tua Calon Siswa

Kendati biaya sekolah yang menerapkan kurikulum internasional ini sangat mahal, namun tidak menciutkan animo siswa untuk bisa bersekolah disana.

Wajar saja jika ketegangan begitu menyelimuti suasana tes pagi kemarin, sebab sesuai jadwal, Senin (21/1) dilaksanakan tes jalur mandiri Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SMAN Plus 17 Palembang yang beralamat di jalan Mayor Zurbi Bustan, Pipa Jaya, Kemuning ini. Tes sendiri dibagi menjadi empat sesi, mulai pukul 07.00-17.30 dan pelaksanaan tes di laboratorium komputer milik sekolah.

Salah satu peserta tes, Rita mengaku tes yang menggunaan sistem CBT ini sungguh diluar ekspetasi. Padahal, ia telah mengikuti Bimbel dan belajar tambahan agar bisa menguasai soal.

"Luar biasa sulit, soal setara soal olimpiade, terutama untuk Matematika dan Fisika," ujarnya saat ditemui usai menjalani tes. Kendati nilainya cukup besar, yakni diatas 50, namun siswa asal salah satu SMP negeri di Palembang ini masih was-was menunggu hasil perankingan. Siswa yang beberapa kali mengikuti olimpiade Matematika dan Sains ini pun nyaris menangis, mengingat soal yang diujikan cukup sukar.

"Tak hanya saya, beberapa teman juga mengaku sulit. Jadi lebih sering main tebak-tebakan saja jawabannya, kalau untung bisa benar," ungkapnya.

Sementara Kepala SMAN Plus 17 Palembang, Parmin Suwito mengatakan, saat pelaksanaan tes potensi akademik (TPA) ini pihaknya menyiapkan banyak hal, seperti menyewa genset dan 175 komputer dengan rincian lima ruang lab komputer dan setiap satu ruang ada 35 komputer.

"Jumlah yang ikut tes itu ada 992 anak dari 1135 pendaftar online di web sekolah dan yang ikut tes ini juga lulus verifikasi. Kami yakin pelaksanaan tes TPA ini lancar hingga besok (hari ini), karena hari terakhir," ujarnya.

Ia menambahkan, untuk memperlancar kegiatan tes ini, pihaknya menyewa genset dengan kapasitas 20 ribu hinga 40 ribu kVa. "Kalau biaya sewa genset sehari itu bisa Rp 3,5 juta demi kelancaran tes ini. Selain itu kami juga punya cadangan server," jelasnya. (cr9)

===

Tonton Video Terbaru di Youtube Sriwijaya Post!
Dont Forget Like, Comment, Subscribe and Share!
Penulis: Yuliani
Editor: Bejoroy
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved