Berita Muba

Pasca Terima Penghargaan Piala Adipura, DLH Muba Sisir TPS Liar yang Didominasi Sampah Rumah Tangga

sejumlah titik Tempat Pembuangan Sampah (TPS) liar yang ada salah satunya di Jalan Nawom Nurhawi, langsung direspon Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Muba

Pasca Terima Penghargaan Piala Adipura, DLH Muba Sisir TPS Liar yang Didominasi Sampah Rumah Tangga
SRIPOKU.COM/FAJERI RAMADHONI
Sejumlah petugas kebersihan DLH Muba pada saat membersihkan sampah di TPS liar wilayah Kabupaten Muba 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Fajeri Ramadhoni

SRIPOKU.COM, SEKAYU - Terdapatnya sejumlah titik Tempat Pembuangan Sampah (TPS) liar yang ada salah satunya di Jalan Nawom Nurhawi, langsung direspon Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Selasa (22/1/19).

"Ya, saya mendapatkan laporan bahwa ada beberapa titik TPS liar, kita langsung menerjunkan tim kebersihan untuk mengangkut sampah rumah tangga. Saat ini sejumlah sampah sudah dibersihkan dan kami memasang plang tanda larangan untuk membuang sampah di tempat tersebut," kata Kepala DLH Muba, Andi Wijaya Busro.

Lanjutnya, dalam mempertahankan piala adipura yang diterima pihaknya akan terus melakukan penyisiran TPS liar.

"Memang pada lokasi bukan TPS, tapi karena kurangnya kesadaran masyrakat sehingga membuat tempat tersebut menjadi TPS," ungkapnya.

Kapolda Sumsel Ajak Wagub Mawardi Blender Sabu Campur Ekstasi, 75 Jiwa Selamat dari Bahaya Narkoba

BREAKING NEWS: Anting Mirip Milik Ina Antimurti, Mayat Wanita yang Ditemukan Terbakar di Springbed

Melawan Petugas dan Abaikan Tembakan Peringatan, Pelaku Curanmor Ini Keok Ditembak

Andi menghimbau supaya warga Muba untuk tidak membuang sampah sembarangan, terlebih belum lama ini Kabupaten Muba kembali mendapatkan kepercayaan meraih piala Adipura kategori Kota Kecil Terbersih se-Indonesia.

"Kami menghimbau warga agar tidak membuang sampah sembarangan. Buanglah sampah pada tempat yang telah disediakan, agar lingkungan kita selalu bersih. Ini mencerminkan kota kita sebagai kota Adipura," jelasnya.

Sementara, Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin menyebutkan supaya warga Muba gotong royong dan mari kembali menghidupkan budaya gotong royong sebagai warisan nenek moyang.

Maka itu patut digerakan lagi selain itu gotong royong merupakan jati diri kita selaku anak bangsa.

"Saya berharap mari kita bersama sama untuk menjaga kebersihan. Kebersihan itu sebagian dari iman, ayo kita jaga bersama-sama. Jangan ada lagi TPS liar, buanglah sampah pada tempatnya," tegas Dodi.

Siswa Diminta Kenali Hukum Jauhi Hukuman, Jaksa Kejari OKU Masuk Sekolah Sosialisasi UU ITE

Tukang Parkir Ini Tagih Uang Parkir ke Sopir Truk Rp200 Ribu, tak Bayar Sajam Parang Diayunkan

Surat Suara Masih Diproduksi, KPU Sumsel Siapkan 5 Rute Zona Distribusi Logistik

Menurutnya, capaian penghargaan Adipura harus dipertahankan bahkan ditingkatkan.

"Tentu ini tidak bisa dipisahkan dari dukungan warga Muba dan khususnya petugas kebersihan yang tak kenal lelah siang dan malam menjaga kebersihan di Bumi Serasan Sekate ini," ungkapnya.

Lanjutnya, ke depan dirinya bersama DPRD Muba akan berencana menerbitkan Peraturan Daerah pembatasan penggunaan plastik untuk menekan angka atau volume sampah plastik serta mengalokasikan dana untuk insentif tambahan bagi petugas kebersihan di Muba.

"Perda itu nantinya diharapkan dapat efektif dan maksimal menekan angka volume penggunaan sampah plastik, dan dari sisi kesejahteraan petugas kebersihan akan ditambah insentifnya karena merekalah garda terdepan untuk menjaga lingkungan," jelasnya.

===

Tonton Video Terbaru di Youtube Sriwijaya Post!
Dont Forget Like, Comment, Subscribe and Share!
Penulis: Fajeri Ramadhoni
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved