Berita Palembang

Kejar Layangan Putus, Pelajar SD di Palembang Ini Kesetrum hingga Tewas

Saat sedang bermain layang-layang nasib tidak terduga menimpa Rahmat Dwi Jayanto (8), seorang bocah laki-laki yang tinggal di Jalan Teratai Putih

Kejar Layangan Putus, Pelajar SD di Palembang Ini Kesetrum hingga Tewas
SRIPOKU.COM/RANGGA ERFIZAL
Jenazah Rahmat saat dibawa ke RS Bhayangkara, sebelum diambil pihak keluarga untuk dikuburkan, Jumat (18/1). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Rangga Erfizal

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Saat sedang bermain layang-layang nasib tidak terduga menimpa Rahmat Dwi Jayanto (8), seorang bocah laki-laki yang tinggal di Jalan Teratai Putih, Kecamatan Sukarami, Palembang, Jumat (18/1).

Rahmat yang merupakan pelajar sekolah dasar tersebut, keluar rumah melihat ada layang-layang putus.

Dirinya langsung mengejar layangan tersebut mengikuti arah angin yang membawa layangan tersebut ke, perkarangan rumah milik warga bernama Kusbianto (64).

Persita Tanggerang Umumkan Pelatih Barunya, Targetkan Naik Ke Kasta Teratas

Seorang Pria di Lahat Tersengat Listrik dan Tersangkut di Papan Reklame, Begini Kondisinya

Sempat Menduga Penipuan, Nasabah Bank Sumsel Babel Cabang A Rivai Ini Boyong Kijang Innova

"Habis mandi, denger layangan putus dikejer, pas masuk ke rumah pak Kusbianto, ayuknyo jerit liat adeknyo kesentrum," ujar ayah korban Miswadi (51) yang ditemui di instalasi Pemulasaraan jenazah RS Bhayangkara.

Saat akan mengambil layang-layang, ternyata korban tersengat listrik yang di pasang di sepanjang kadang ayam milik Kusbianto, diduga saat itu korban memegang kabel tersebut sehingga tersengat aliran listrik.

Dikatakan Miswadi, usai aliran listrik dimatikan ia langsung melarikan anaknya ke rumah sakit terdekat, ternyata sesampainya di rumah sakit nyawa anak bungsunya tersebut sudah tidak terselematkan.

Sadar Dirinya Dihadang & Dirampok, Pria di OKU Timur Ini Tancap Gas Hingga Seret Motor Perampok 1 KM

Panitia Sumsel Super League Minta 93 Tim Peserta Segera Lengkapi Data

Pegawai Disdukcapil Palembang Masuk Rutan Pakjo, Kepala Rutan Ucapkan Terima Kasih

"Kami dak nyangko bae , kalau jadi cak ini," katanya.

Kusbianto sang pemilik kandang ayam saat diperiksa di Polsek Sukarami mengatakan, mengaku dirinya baru satu minggu memasang kabel listrik tersebut di kandang ayamnya.

"Aku dak terpikir kalau kejadiannyo cak ini, kareno aku masang kabel listrik itu untuk ngindari musang kareno ayam aku sering ilang," ujarnya saat ditemui di Polsek Sukarami.

Lanjutnya, saat kejadian dirinya baru saja menghidupkan aliran listrik hal tersebut biasa dilakukannya menjelang magrib. Dirinya kaget tidak lama dari menghidupkan aliran listrik tersebut, datang warga berteriak untuk mematikan listrik kandang ayam.

Skuad Sudah Lengkap, Arema FC Siap Arungi Musim 2019, Berikut Nama-Namanya

Diduga Tak Direstui Hubungannya Gadis 17 Tahun Ini Tak Pulang-Pulang Kami Menyejutui Kalian

"Aku dak tahu, pas mandi denger uwong teriak-teriak, mano skringnyo," ujarnya.

Kapolsek Sukarami , Kompol Rivanda Melalui Kanit Reskrim Iptu Marwan di dampingi Panit Ipda Alkap mengatakan pihaknya mendapat laporan bahwa ada anak-anak yang terkena sengatan listrik karena hendak mengambil layang-layang putus di perkarangan rumah Kusbianto.

"Untuk saat ini, pihaknya sedang memeriksa Kusbianto akibat kejadian tersebut. Karena kelalaian Kusbianto dikenakan pasal 359 KUHP mengenai kelalainya yang ia lakukan ," ungkapnya.

===

Tonton Video Terbaru di Youtube Sriwijaya Post!
Dont Forget Like, Comment, Subscribe and Share!
Penulis: Rangga Erfizal
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved