Berita Palembang

Donasi Korban Bencana Alam, Musisi Palembang Hadirkan Tribute to Green Day

musisi Palembang yang bergabung di beberapa komunitas tak tinggal diam untuk berpartisipasi memberikan donasi kepada korban tsunami Selat Sunda

Donasi Korban Bencana Alam, Musisi Palembang Hadirkan Tribute to Green Day
SRIPOKU.COM/WELLY HADINATA, HANDOUT
Musisi Palembang yang datang dari beragam komunitas musik kumpul bareng usai menggelar konser bertajuk A Tribute to Greenday vs Karya 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Sejumlah musisi Palembang yang bergabung di beberapa komunitas tak tinggal diam untuk berpartisipasi memberikan donasi kepada korban tsunami Selat Sunda.

Beberapa waktu yang lalu, mereka mengadakan suatu acara yang tentunya tak jauh-jauh dari hobi mereka, yakni bermusik.

Pantia penyelenggara, Iwan Romadhon, mengatakan kegiatan yang bertajuk A Tribute to Greenday vs Karya ini menampilkan musisi-musisi Palembang dengan karyanya. Di sini, mereka diberi kesempatan membawakan dua lagu ciptaan sendiri.

Dua Pelaku Penodongan di Pabrik Penggilingan Padi Dibekuk Petugas, Dua Pelaku Lainnya Masih Buron

Raih Piala Adipura ke 7, Bupati OKU Timur Berikan Reward Bagi Pasukan Kuning. Ini Bentuk Rewardnya

Pulang dari Jambi, Buruh Bangunan Ini Jadi Korban Penodongan di Bawah Jembatan Ampera

"Total ada tiga lagu, satu lagunya merupakan lagunya Green Day," kata pentolan band Angkelsem yang kerap disapa Iwenk ini, Jumat (18/1/2019).

Berlokasi di Jalan Sudirman, tepatnya di seberang SMA 3 Methodist Palembang, para musisi ini tampil di atas panggung yang sudah disiapkan.

Sementara yang lain, berkeliling membawa kotak yang ditujukan kepada penikmat musik yang datang di hari itu.

Secara sukarela, satu per satu penikmat musik memberikan uang mereka ke dalam kotak yang nantinya akan diserahkan kepada korban bencana tsunami Selat Sunda.

"Nantinya yang distribusikan ke korban adalah komuntias Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sumsel. Mereka juga ikut terlibat sewaktu acara digelar," kata Iwenk.

Kepergok Mencuri Sepeda Motor di Sukarami, Warga Rambutan Babak Belur Dihajar Massa

Kontrak Belum Habis, Alberto Goncalves Pamit Tinggalkan Sriwijaya FC. Begini Tanggapan Manajemen

Meriahkan HUT Bumi Sebiduk Sehaluan, Jaksa Kejari OKU Timur Buka Konsultasi Hukum

Selain sebagai konser penggalangan dana, Iwenk mengatakan, kegiatan ini juga menjadi wadah bagi musisi Palembang untuk memperdengarkan karya yang sudah dibuat.

Kebetulan, kegiatan ini sifatnya umum sehingga makin banyak yang bisa tahu dan mendengarkan lagu yang mereka ciptakan.

"Alhamdulillah, banyak teman musisi yang terlibat. Ada dari Ketoprak, Queen Bee, Fajar Brader's, Curse of Satan, IBF Band, Badvoice, Senyum Maniez, The Romans, Steel Water, Slankers, dan Angkelsem yang menjadi special perforamance," kata Iwenk.

Angka Kemiskinan Turun, Seluruh Warga Palembang Ditargetkan Minimal Tamat SMA

Sumringahnya Wajah Ibu-ibu Petugas Kebersihan di Sekayu yang Pegang Langsung Piala Adipura

Pembobol Kantor Lurah di Muratara Dibekuk Petugas Lagi Asyik Nonton Televisi

Adanya lagu Green Day, Iwenk mengatakan, karena dianggap sebagai penghormatan untuk band asal Amerika tersebut.

Band yang digawangi tiga pria beraliran punk tersebut dinilai sudah menjadi inspirasi banyak orang dalam bermusik, khususnya mereka yang suka dengan musik genre punk.

"Sebenarnya bukan hanya punk, tapi sudah menjangkau genre lainnya juga. Kebetulan, di Palembang, Green Day sudah menjadi referensi musik banyak musisi," kata pria yang menggilai Billy Joe, vokalis Green Day.

==

Tonton Video Terbaru di Youtube Sriwijaya Post!
Dont Forget Like, Comment, Subscribe and Share!
Penulis: Welly Hadinata
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved