Berita Palembang

Sampah Berserakan di Pinggir Jalan, Ganggu Pemandangan Destinasi Wisata Sungai Sekanak

Piala Adipura yang diraih Kota Palembang, tampaknya sedikit terganggu dengan masih banyaknya tumpukkan sampah hingga berserakan di wilayah Palembang

Sampah Berserakan di Pinggir Jalan, Ganggu Pemandangan Destinasi Wisata Sungai Sekanak
SRIPOKU.COM/REIGAN RIANGGA
Tumpukkan sampah hingga berserakan di pinggir jalan tampak mengganggu pemandangan destinasi wisata Sungai Sekanak Palembang, Kamis (17/1/2019). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Reigan

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Piala Adipura yang diraih Kota Palembang, tampaknya sedikit terganggu dengan masih banyaknya tumpukkan sampah hingga berserakan ke badan yang ditemui dibeberapa tempat di kota Pempek.

Pantauan Sripoku.com, Kamis (17/1/2019) di Jalan Depaten Baru kawasan Pasar Sekanak Palembang, tampak tumpukkan sampah berserakan hingga ke badan jalan dan mengganggu arus lalulintas di kawasan tersebut.

Tumpukkan sampah ini dinilai sangat mengganggu, lantaran selain menimbulkan aroma tak sedap juga mengganggu pemandangan Destinasi Wisata Sungai Sekanak Palembang.

"Tumpukkan Sampah ini tepat bersebelahan dengan Jembatan Sungai Sekanak, jadi sangat tidak nyaman dengan bau dan pemandangannya jika kami berkunjung kemari," ungkap Else pengunjung Wisata Sungai Sekanak Palembang.

Venue Panjat Tebing Tiga Jam Rp100 Ribu, Berikut Tarif Venue-venue di Kompleks JSC Palembang

Hernia atau Saraf Kejepit Dominasi Kunjungan Pasien Terapi di RSMH Palembang

Disnaker Kota Palembang Komitmen Kurangi Angka Kasus Perselisihan Antara Perusahaan dan Pekerja

Sampah yang mengular ke jalan raya ini selain mengganggu lalulintas kendaraan dan mengotori area sekitar Pasar sekanak, belum lagi lingkungan sungai yang kotor bisa menjadi halangan besar untuk menjadikan Kota Palembang sebagai vanesia dari Timur.

Pratama, pemilik toko bangunan yang tepat berada di seberang jalan tumpukkan sampah berkata, pihaknya sangat menyayangkan dengan adanya sampah tersebut lantaran kerap kali menyebar ke depan tempat ia berjualan.

"Selain baunya yang menyengat, sampah ini juga kerap melayang hingga ke depan toko. Jadi pembeli yang datang pun sedikit terganggu dengan hal ini," jelas dia.

"Di pasar ini banyak juga yang jual makanan dan seharusnya sampahnya dibersihkan, tidak menumpuk begini yang terlihat kotor hingga menghilangkan nafsu makan pembeli yang jadi mengurungkan niat mereka untuk berbelanja," ujarnya.

Video Kapolresta Palembang Gandeng Tukang Becak & Bentor di Palembang, Amankan Pemilu 2019

Pemuda di Kalidoni Ini Ditemukan Tewas Gantung Diri, Sebelumnya Masih Komunikasi Degan Temannya

Program Penyedian Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat, Dibangun di 25 Desa Empatlawang

Sementara, Kepala Dinas DLHK Faizal AR mengatakan, bahwa Kota Palembang masih banyak kendala dalam menanggulangi sampah.

kendala itu seperti kurangnyanya kesadaran masyarakat, kurang armada truk pengakut sampah dan diperparah jika ada truk yang mengalami kecelakaan hingga masuk bengkel untuk diperbaiki.

"Saat ini kita punya 107 truk pengangkut sampah dan kondisi normal ada sekitar 70an truk, kita juga lagi mengalami musibah, sopir truk sampah mengalami kecelakaan, sehingga sampah di dekat sungai jadi terganggu untuk diangkut. Namun secepatnya kita bersihkan," jelas dia.

Dalam menyelesaikan tingginya produksi sampah di kota Palembang perlu tambahan armada pengangkut sampah dan partisipasi dari masyarakat untuk menjaga lingkungan.

"Kota Palembang menghasilkan 8 - 9 ton sampah per harinya, Tahun 2019 kita ada tambahan 18 unit truk, 2 buldozer dan diharapkan masyarakat untuk berpartisipasi dengan membuang sampah di TPS yang sudah disediakan," jelasnya.

===

Tonton Video Terbaru di Youtube Sriwijaya Post! Dont Forget Like, Comment, Subscribe and Share!
Penulis: Reigan Riangga
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved