Herman Deru Ngaku Malu Naik Helikopter, Pastikan Jalan OKU Timur Mulus Sebelum Lebaran

meskipun sebagai seorang gubernur ia dapat saja menggunakan fasilitas helikopter.

Herman Deru Ngaku Malu Naik Helikopter, Pastikan Jalan OKU Timur Mulus Sebelum Lebaran
SRIPOKU.COM/HUMAS PEMPROV SUMSEL
Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru pulang kampung ke OKU Timur sekaligus menghadiri undangan haul ulama besar Syaikh Abdul Qodir Al Jilani, KH. Busthomil Karm, KH. Imam Mujer Yusuf ke 32 dan KH dan Imam Maqsudi ke- 10 di Desa Yosowinangun Kecamatan Belitang Mandang Raya, Kabupaten OKU Timur. 

SRIPOKU.COM, OKU TIMUR - Usai menghadiri sejumlah agenda di Palembang, Rabu (6/1) sore Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru pulang kampung ke OKU Timur sekaligus menghadiri undangan haul ulama besar Syaikh Abdul Qodir Al Jilani, KH. Busthomil Karm, KH. Imam Mujer Yusuf ke 32 dan KH dan Imam Maqsudi ke- 10 di Desa Yosowinangun Kecamatan Belitang Mandang Raya, Kabupaten OKU Timur.

Herman Deru beserta rombongan memilih melakukan perjalanan darat saat bertolak ke OKU Timur, meskipun sebagai seorang gubernur ia dapat saja menggunakan fasilitas helikopter.

Hal ini rupanya merupakan keinginannya sendiri lantaran ingin melihat langsung kondisi jalan secara real.

"Saya minta doanya agar ini berjalan dengan baik. Mudah-mudahan sebelum Lebaran ini sudah terlihat, di OKU tidak boleh lagi ada lobang. Supaya tahun berikutnya kita bisa berfikir yang lain lagi.

Nah inilah gunanya saya dateng kesini saya mau lihat langsung kondisi masyarakat, oleh sebab itu saya malu sebenarnya naik helikopter jadi saya paksakan jeledak- jeleduk lewat darat," tandasnya.

Pemilik Mobil Ferarri di Pelabuhan Boombaru Palembang Masih Misterius

Menhub Budi Karya Janji Ajak Presiden Jokowi ke OKU Timur, Namun Tunggu Proyek Satu Ini Selesai

Iskandar-Djakfar Shodiq Komitmen Majukan OKI, Sampaikan Visi Misi Pada Rapat Paripurna DPRD OKI

Sebagai Bupati yang pernah memimpin OKU Timur dua periode (10 tahun) ia mengaku sengaja datang untuk mengobati rasa rindunya dengan masyarakat OKUT.

Dikatakannya, OKU Timur adalah daerah yang dikenal sangat akrab dengan acara-acara keagaaman. Hal ini tampak dari tradisi-tradisi yang masih berlangsung mulai ia menjadi Bupati hingga saat ini.

Masyarakat menurutnya tetap berkesinambungan mengikuti acara keagamaan walaupun dengan gayanya berbeda.

"Pengajian haul pada malam hari ini kita , dzikir, berdoa bergabung bersama dengan jumlah jamaah yang terus bertambah. Karena jamaah semakin percaya terhadap ajakan Kiai yang tausiah disini. Ini lah penyebab salah satu kedamaian," ungkapnya.

PTBA, Pertamina dan Air Products Sepakat Sinergi Mewujudkan Hilirisasi Tambang Batubara

Pasutri di OKU Jadi Pengedar Narkoba, Paket Narkoba Jenis Sabu-sabu Disimpan Dalam Mulut Si Istri

Bupati HM Kholid MD Anggarkan Rp 341 Miliar di Tahun 2019, Berikut Tiga Program Penting OKU Timur

Ia pun mengaku sangat bangga karena setiap tahun jumlah jamaah yang hadir pada haul kian bertambah.

Halaman
12
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved