News Video Sripo

Video Rektor Unsri Sampaikan Perubahan Mekanisme SNMPTN Tahun 2019, Kuota Dipangkas 10 Persen

Pelaksanaan Seleksi Nasional Masuk PTN (SNMPTN) untuk tahun 2019 yang mengalami perubahan resmi diumumkan Universitas Sriwijaya

Laporan Wartawan Sripoku.com, Yuliani

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --Pelaksanaan Seleksi Nasional Masuk PTN (SNMPTN) untuk tahun 2019 yang mengalami perubahan resmi diumumkan Universitas Sriwijaya di Gedung KPA Unsri Bukit Besar Palembang, Rabu (16/1/2018). Rektor Unsri, Prof Dr Ir Anis Saggaf, MSCE mengatakan memang terdapat beberapa perubahan sistem dibandingkan tahun sebelumnya.

Adapun salah satu perubahan tersebut yakni jika koordinisasi yang dulu berada di tangan panitia lokal, kali ini dipegang langsung oleh LTMPT (Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi) yang telah bersifat permanen, dan memiliki manajemen database terintegrasi. Lembaga ini langsung mengurusi tiga tahapan seleksi masuk meliputi, SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk PTN), SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk PTN) dan Ujian Seleksi Mandiri (USM).

"Perubahan daya tampung SNMPTN mengalami penurunan menjadi 20 persen, dengan angka minimun sesuai potensi untuk SNMPTN. Sedangkan penerimaan peningkatan ada pada jalur SBMPTN sejumlah 40 persen dari sebelumnya hanya 30 persen dan USM maksimum 30 persen. Dalam tahapan SBMPTN ujian menggunakan hasil UTBK (ujian tulis berbasis komputer) terbagi dari Tes Potensi Skolatik (TPS) dan Tes Kompetensi Akademik (TKA)," ujarnya.

Untuk sistem UTBK ini lebih cepat prosesnya dan lebih transparansi. Jadi mekanismenya calon mahasiswa tes UTBK "Sebenernya ujian UTBK ini tidak usah gugup, sama seperti dulu, dulu menggunakan base on paper, dan harus ngumpul rame-rame ada yang macet jalan, dan bangun kesiangan di waktu sama. Nah sekarang jaman now ini sudah menggunakan IT, agar berjalan lebih cepat dan transparan, walalu pelaksanaan sudah transparan sebelumnya tapi masih perlu waktu. Sekarang kita menggunakan screening," ungkapnya

Unsri sendiri menyatakan siap dalam pelaksanaan seleksi masuk tahun ini. Selain menyiapkan berbagai fasilitas, program lanjutan pola ajar mengajar juga akan terus dikembangkan yakni mempercepat lulusan dengan tepat waktu menjadi 8 semester. 2019 sendiri sudah masuk dalam tahun ketiga.

"Dulu kita menetapkan kelulusan 8-14 semseter, tapi sekarang kita rubah dan mengutamakan mahasiswa harus lulus dengan jangka waktu 8-10 semester. Demi meningkatkan kapasitas penerimaan masuk seat untuk mahasiswa baru," katanya

Secara rinci biaya pendaftaran masuk SBMTN yakni 200ribu rupiah dengan ketentuan, setiap siswa diperbolehkan memilih paling banyak dua program studi dari satu PTN atau dua PTN. Untuk jadwal pendaftaran dimulai dari 1 Maret - 1 April, pelaksanaan 13 April - 26 Mei 2019, dan pengumuman Hasil UTBK 10 hari setelah pelaksanaan UTBK, dengan kuota sekitar 6.300 bagi penerimaan Starata 1.

Sementara Prof. Zulkifli selaku Humas dan Sosialisasi Unsri menambahkan batas ujian UTBK dibatasi hanya 22 kali tes dengan perkiraan 22.000 peserta, yang mana dalam satu kali tes berjumlah 1.000 peserta. "Pelaksanaan disetiap ruang seperti fakultas-fakultas dan perpustakaan Bukit Besar dan perpustakaan Indralaya, dengan menyiapkan fasilitas multimedia komputer yang telah disiapkan," ungkapnya.

===

Penulis: Yuliani
Editor: Igun Bagus Saputra
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved