Lifestyle

Bernostalgia dengan Ten Years Challenge di Medsos. Tya Gumay Ingat Cinta Monyetnya

Bernostalgia dengan membuka memori foto lama, juga dirasakan oleh dara cantik asal Lahat, Tya Gumay, Rabu (16/1).

Bernostalgia dengan Ten Years Challenge di Medsos. Tya Gumay Ingat Cinta Monyetnya
SRIPOKU.COM/ODI ARIA SAPUTRA
Tya Gumay, mahasiswi Stikes Nusantara Palembang. 

PENGGUNA media sosial (Medsos) di Indonesia tak terkecuali di Palembang, sejak beberapa hari terakhir tengah bernostalgia dengan masa lalu dengan tantangan yang tengah viral di dunia Maya yakni Ten Years Challenge.

Dimana, para pengguna media sosial wajib memposting foto lama tahun 2009 yang digabungkan dengan perubahan dirinya pada foto tahun 2019.

Bernostalgia dengan membuka memori foto lama, juga dirasakan oleh dara cantik asal Lahat, Tya Gumay, Rabu (16/1).

Gadis berambut pendek ini pun mengaku tertawa geli melihat foto lama dirinya pada sepuluh tahun silam yang masih duduk di bangku sekolah dasar. Pada masa tersebut dimana ia pernah merasakan yang namanya cinta monyet dengan teman satu kelas.

"Waktu membuka kembali memori foto lama saya teringat waktu masih anak-anak yang mulai tertarik dengan teman satu kelas," ujar wanita kelahiran Lahat, 3 Februari 2000.

Minim Perhatian Pemerintah, Rumah Adat di Komplek Dekranasda Palembang Terbengkalai

Alex Noerdin akan Rehab Lapangan Talang Jawo Empat Lawang

Temui Gubernur Sumsel, Puluhan Atlet Minta Kembalikan Fungsi GOR PSCC dan Venue JSC

Di usia masih bocah itu, mahasiswi Stikes Nusantara Palembang ini mengungkapkan ia sering melakukan kirim-kiriman surat kepada rekan satu kelas ia taksir layaknya anak seusianya yang tengah kasmaran.

"Ya sedikit bernostalgialah dengan tantangan di medsos ini. Walaupun ketawa-ketawa sendiri kalau ingat momen itu," ungkap anak bungsu dari tiga bersaudara ini.

Meski sempat teringat dengan cinta monyetnya karena adanya tantangan ten years challenge, namun cewek penyuka otomotif ini mengaku tak lagi menyukai pria idamannya di masa kanak-kanak tersebut.

"Kalau hanya mengingat memori lama boleh dong, apalagi memang tantangannya seru melihat perubahan diri kita sepuluh tahun lalu," katanya. (Odi Aria)

==

Penulis: Odi Aria Saputra
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved