SFC Update

Manajemen Sriwijaya FC Minta Jadwal Pertandingan dengan PS Keluarga USU Medan Diundur. Ini Alasannya

Manajemen Sriwijaya FC Minta Jadwal Pertandingan dengan PS Keluarga USU Medan Diundur. Ini Alasannya

Manajemen Sriwijaya FC Minta Jadwal Pertandingan dengan PS Keluarga USU Medan Diundur. Ini Alasannya
SRIPOKU.COM/RESHA
Para pemain Sriwijaya FC saat berlatih di Stadion Bumi Sriwijaya beberapa waktu lalu. 

Manajemen Sriwijaya FC Minta Jadwal Pertandingan dengan PS Keluarga USU Medan Diundur. Ini Alasannya

Laporan wartawan Sripoku.com , Resha

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Manajemen Sriwijaya FC melayangkan surat meminta kepada PSSI Pusat selaku operator kompetisi Piala Indonesia 2018 untuk mengundur jadwal yang akan dilakoni tim berjuluk Laskar Wong Kito itu.

Sebab mereka akan melakukan peralihan saham mayoritas PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) selaku manajemen klub Sriwijaya FC.

Sebelumnya, Sriwijaya FC akan melakoni laga perebutan tiket menuju 16 besar Piala Indonesia 2018, bertemu PS Keluarga USU Medan.

Menggunakan sistem kandang-tandang, mereka dijadwalkan akan berlaga di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) Palembang, Selasa (22/1/2019) dan di Stadion Baharoeddin Siregar Deli Serdang, Rabu (30/1/2019).

Namun dalam surat yang dilayangkan manajemen bernomor 5/SFC/I/2019 itu, dituliskan manajemen Sriwijaya FC akan melakukan peralihan saham sebagaimana hasil urun rembuk antara seluruh elemen Sriwijaya FC dan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru yang berlangsung di Horison Ultima Palembang, Senin (14/1/2019) malam.

Selain itu mereka juga akan melakukan persiapan dan pelaksanaan proses konsolidasi serta perubahan komposisi yang dilaksanakan oleh PT SOM.

“Jadi dengan ini disampaikan bahwa PT SOM selaku pengelola klub Sriwijaya FC mengajukan permohonan penundaan atau pergeseran jadwal pertandingan Sriwijaya FC versus PS Keluarga USU Medan pada babak 32 besar Piala Indonesia 2018 selama 2 bulan,” ujar Sekretaris PT SOM selaku manajemen klub Sriwijaya FC, Faisal Mursyid, Selasa (15/1/2019).

Diharapkan dengan penundaan jadwal mereka dapat lebih intens untuk membahas internal manajemen dan melakukan konsolidasi serta persiapan menghadapi Piala Indonesia 2018 serta Liga 2 musim 2019 mendatang.

“Kita mengharapkan kebijakannya dari PSSI sebagai operator kompetisi, untuk meninjau ulang jadwal tersebut,” jelasnya.

Sementara itu sebelumnya usai urun rembuk, Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel Nasrun Umar mengatakan, Sriwijaya FC masih berpeluang mengikuti Piala Indonesia 2018.

Meskipun manajemen saat ini tengah menata kembali internal mereka saat ini karena adanya perubahan komposisi saham tersebut.

“Saya katakan, kalau niat yang baik, ada jalan baik. Kalau ada niat baik seperti itu kita akan ikut,” ucapnya singkat.

===

Penulis: RM. Resha A.U
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved